Sengketa Proyek KEK Nongsa Memanas, Amsakar Achmad Siap Fasilitas PT. JAJ dan CCYRI
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. (Foto: Asrul/Batamnews)
Batam, Batamnews - Wali Kota Batam sekaligus Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, memberikan tanggapan terkait sengketa pengerjaan proyek di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa yang melibatkan PT Jamrud Andalas Jaya (PT JAJ) dan PT China Construction Yangtze River Indonesia (CCYRI).
Amsakar menegaskan bahwa perselisihan yang terjadi di kawasan Nongsa Digital Park tersebut merupakan murni hubungan bisnis antar-swasta (Business to Business). Namun, selaku kepala daerah dan pimpinan otoritas, ia menyatakan kesiapannya untuk membantu mediasi melalui jalur fasilitasi.
Bukan Proyek Pemerintah
Dalam keterangannya, Amsakar meluruskan status proyek yang menjadi obyek sengketa. Ia menyebutkan bahwa pemerintah tidak terlibat langsung dalam kontrak pengerjaan tersebut.
"Sepanjang yang saya ketahui, ini bukan pekerjaan pemerintah. Jika memang terkait dengan satu badan usaha di Nongsa yang disebut tadi, saya pikir antara kontraktor dengan pelaku usahanya itu silakan berkomunikasi terlebih dahulu," ujar Amsakar, Selasa (6/1/2026).
Ia menambahkan, karena statusnya bukan proyek pemerintah (OPD teknis), wewenang pemerintah terbatas pada fungsi penengah.
"Kalau ada pekerjaan pemerintah, saya bisa panggil langsung OPD teknisnya. Tapi kalau antara kontraktor dengan kawasan industri, tentu peran paling maksimal yang bisa kita mainkan adalah peran fasilitasi," imbuhnya.
Siap Turunkan Deputi Teknis BP Batam
Meski belum menerima surat resmi hingga saat ini, Amsakar menyambut baik jika pihak yang bersangkutan ingin meminta bantuan BP Batam dalam menyelesaikan kemelut tersebut.
"Kalau mereka menganggap ini ada kaitan dengan ranah kewenangan BP Batam, silakan ajukan surat. Nanti akan saya disposisikan ke deputi teknis, kemungkinan Deputi Infrastruktur atau Deputi Investasi," jelas Amsakar.
Penentuan deputi mana yang akan menangani akan bergantung pada substansi aduan yang disampaikan.
"Kalau bidangnya ke infrastruktur, saya distribusi ke sana. Kalau terkait investasi, saya akan instruksikan ke Pak Farry (Deputi Investasi) untuk melihat kondisi dan masalah sebenarnya seperti apa," tegasnya.

Komentar Via Facebook :