Evaluasi Kinerja RSUD Bintan 2025: Sekda Ronny Kartika Soroti Hak Pelayanan dan Akuntabilitas
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, secara langsung memimpin Rapat Evaluasi Kinerja Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Kabupaten Bintan.
Bintan, Batamnews - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, secara langsung memimpin Rapat Evaluasi Kinerja Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Kabupaten Bintan, Rabu, 31 Desember 2025, di gedung rumah sakit setempat.
Rapat ini digelar untuk mengukur kinerja pengelolaan RSUD sepanjang 2025. Fokusnya mencakup evaluasi capaian pelayanan, kondisi keuangan, serta sumber daya manusia. Tujuannya, merumuskan langkah strategis untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan di tahun-tahun mendatang.
Dalam arahan tegasnya, Sekda Ronny menyatakan pengelolaan BLUD RSUD harus selalu berorientasi pada peningkatan kualitas layanan publik. Prinsip efisiensi dan akuntabilitas keuangan, katanya, tidak boleh diabaikan.
Baca juga: Penumpang Terakhir 2025 di Hang Nadim Dapat Kejutan Makanan, Trafik Nataru Naik 1,86%
“RSUD sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan harus efektif, transparan, dan akuntabel. Mutu layanan kepada masyarakat adalah yang utama,” tegas Ronny Kartika.
Ia mengingatkan, ada empat elemen prioritas pemerintah daerah: infrastruktur, kesehatan, pendidikan, dan pelayanan dasar. Dalam konteks ini, RSUD Bintan memegang peran strategis sebagai penyedia layanan kesehatan.
“RSUD Bintan adalah bagian penting dari empat elemen itu. Pelayanan dan jaminan kesehatan adalah hak seluruh masyarakat Bintan, baik yang terdaftar BPJS maupun belum. RSUD tidak boleh menolak pasien yang datang,” ucap Sekda dengan lugas.
Ronny berharap hasil evaluasi ini tidak berhenti di laporan. Ia menekankan perlunya tindak lanjut konkret, berupa perbaikan sistem kerja, peningkatan kompetensi SDM, dan penguatan koordinasi antarbagian. Sinergi yang kuat antara manajemen RSUD dan pemda, diyakini akan membuat pelayanan kesehatan di Bintan lebih optimal, merata, dan berkelanjutan.
Di tempat yang sama, Direktur RSUD Kabupaten Bintan, Toni Masruri, menyebut rapat evaluasi ini sebagai momentum penting untuk pembenahan internal dan penguatan manajemen rumah sakit.
Baca juga: Baru Saja Dikomplain Warga, Dua Pengendara Jatuh Akibat Tumpahan Tanah Proyek Cut & Fill
“Evaluasi menyeluruh ini menjadi dasar untuk menyusun program kerja dan mengelola BLUD ke depan, dengan fokus pada efisiensi dan efektivitas pelayanan,” jelas Toni.
Pemerintah Kabupaten Bintan berharap, melalui evaluasi rutin ini, RSUD Bintan dapat terus berkembang menjadi institusi yang lebih profesional, responsif, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi semua lapisan masyarakat.
Hal ini sejalan dengan komitmen pemda untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan.

Komentar Via Facebook :