Akibat Permasalahan Gaji, Asisten Lapangan Dapur MBG Sagulung Dibacok Mantan Sekuriti, Polisi Buru Pelaku
Supriadi (29) Asisten Lapangan Dapur MBG Sagulung, Kota Batam, Mendapatkan Pertolongan Medis Setelah Di Bacok Mantan Sekuriti Dapur Dapur. (Foto. Dok. Batamnews.co.id).
Batam, Batamnews - Seorang pekerja atau relawan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Dapur MBG Ruko Batu Aji View Blok A No. 03, Sagulung, Kota Batam, bernama Supriadi (29 tahun) dibacok oleh mantan petugas keamanan (Sekuriti) dapur, pada hari Minggu (21/12/2025) malam.
Informasi yang diperoleh batamnews.co.id dari saudara korban, Rizky menyebutkan, dirinya menerima telepon dari atasan korban yang memberitahu bahwa Supriadi terlibat perkelahian dengan mantan petugas keamanan dapur dan memerintahkan untuk datang ke RSUD Embung Fatimah.
"Setiba saya di RSUD Embung Fatimah, korban menjelaskan bahwa dirinya dibacok oleh pelaku (Mantan Sekuriti) dari belakang sebanyak 2 kali di bagian leher dan bagian tangan," ujar Rizky kepada batamnews.co.id pada Jumat (26/12/2025).
"Atas kejadian tersebut korban mengalami luka robek di bagian leher kiri dan luka robek di bagian tangan kanan," tambahnya.
Menurut Rizky, motif perkelahian hingga pembacokan diduga berawal dari permasalahan gaji.
"Gajian awalnya seharusnya tanggal 23 Desember 2025 terus diundur ke tanggal 27 Desember 2025. Terduga pelaku terus mendesak menanyakan gajinya, dan korban hanya bisa bilang sabar, semuanya sudah keputusan perusahaan. Setelah itu terjadi perkelahian dan pelaku mengambil senjata tajam langsung mengayunkan ke arah leher dan tangan korban," ungkapnya.
Rizky selaku saudara korban telah melaporkan kejadian ke Polsek Sagulung untuk proses hukum lebih lanjut.
"Kami berharap pelaku segera ditangkap dan diproses hukum sesuai dengan aturan yang berlaku," harapnya.
Sementara, Koordinator Wilayah SPPG Batam, membenarkan adanya peristiwa perkelahian hingga pembacokan yang dilakukan oleh mantan sekuriti dapur dan seorang pekerja (relawan) dapur di Sagulung.
"iya benar, pelaku yang membacok relawan dapur MBG ini merupakan mantan sekuriti dapur, sebelumnya mereka ini sama-sama relawan hanya saja korban jabatannya lebih tinggi dari sekuriti ini korban jabatannya Asisten Lapangan (Aslap)," kata dia kepada batamnews.co.id saat diwawancarai.
Ia menjelaskan, berdasarkan informasi yang ia peroleh dari Kepala dapur MBG tersebut, pembacokan itu dipicu karena terduga pelaku (mantan sekuriti dapur) menanyakan kepada korban terkait kapan gajinya akan dibayarkan, namun, korban tidak mengetahui soal penggajian sebab korban juga merupakan pekerja yang digaji, disitulah terjadinya perkelahian dan akhirnya mantan sekuriti ini mengambil sebilah parang lalu membacok bagian leher dan tangan korban.
"Korban langsung dilarikan ke rumah sakit Embung Fatimah untuk mendapatkan perawatan medis, dan hari ini Jumat (26/12/2025) korban sudah pulang dari rumah sakit dengan kondisi selamat," katanya.
Atas kejadian ini, pihak Dapur MBG dan korban sudah membuat laporan Kepolisian di Mapolsek Sagulung.
Kapolsek Sagulung, Husnul, melalui Kanit Reskrim, Iptu Anwar Aris membenarkan adanya peristiwa pembacokan tersebut.
“Iya benar, saat ini pelaku masih dalam pencarian petugas,” ujarnya.
Komentar Via Facebook :