Layakkah BP Batam terus berkuasa di Batam?

Layakkah BP Batam terus berkuasa di Batam?

Wali Kota Batam tahun 1989 di Gedung Beringin. (Foto: istimewa)

Rhuuzi Wiranata

Oleh: Abang Mat

London, New York, dan Tokyo tak dibangun oleh lembaga yang berbeda dari pemerintah daerahnya. Nyatanya tiga kota ini adalah tiga kota terpenting di dunia. Bukan hanya dari sisi pemodalan, tapi juga dari banyak sisi. Terutama dari sisi prasarananya. Pusat kotanya, pemukiman masyarakatnya, pengantaran umumnya, monumen kotanya, sampai ke taman-tamannya. Prasarana tiga kota ini adalah yang terbaik di dunia. Begitu juga dengan Sydney dan Wellington. Tak ada BP Sydney dan BP Welington. Semuanya dibangun oleh peran pemerintah daerahnya sendiri. Dengan peran penuh dinas perdagangan dan perindustrian kotanya. Hasilnya seperti yang bisa dilihat dan dialami sekarang, kota kelas dunia yang membanggakan.

BP Batam ada di batam sebab pada tahun 1970an pemerintah pusat tidak mau semua pemodal mancanegara mengurus izin bisnis ke camat di belakang padang dan kepada bupati Kepulauan Riau di tanjung pinang. Sehingga semua izin bisnis di monopoli oleh pemerintah pusat, lewat lembaga perwakilannya yang bernama Otorita Batam. Yang didirikan setelah peristiwa 13 mei 1969 di malaysia. Pemerintah pusat tidak mau menempatkan dana yang besar dari hasil penjualan minyak natuna, timah singkep, bauksit bintan, dan pasir karimun ke APBD kabupaten kepulauan Riau, untuk membangun semua prasarana batam. Padahal camat belakang padang dan bupati kepulauan Riau beserta semua pegawainya waktu itu mampu menjayakan Batam. 

Malangnya, peluang emas yang dimiliki BP Batam selama lebih dari setengah abad ini tidak dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, untuk membuat prasarana Batam menjadi seperti Singapura. Disebabkan pejabat-pejabat BP Batam yang semuanya tidak mampu. Mereka hanya menjadi pebisnis izin. Yang malangnya, bahkan sampai hutan-hutan di batam pun mereka jual. Sehingga membuat batam sekarang menjadi sering banjir dan nampak sebagai kota yang dipenuhi rumah-rumah dempet yang tak menawan, dengan tempat berkumpul yang jarang. Hanya ada satu dataran engku putri di Batam. Batam hanya sekedar lebih terbangun daripada Padang, Pekanbaru, Palembang, dan kota-kota kecil lainnya di indonesia. Itupun karena peran pemodal asing.

Disebabkan pencapaian BP Batam yang tidak mencapai standard, alias gagal seperti singapura, maka jangan sampai BP Batam memburukkan Rempang Galang dengan ketidakmampuannya. Biarlah rempang galang seperti sekarang. Sudah waktunya BP Batam dikembalikan ke jakarta, karena peran BP Batam di batam sudah selesai. BP Batam sebaiknya di oper ke provinsi-provinsi lain yang memerlukan peran pembangunannya. Terutama di provinsi-provinsi penting seperti aceh, tapanuli, dan sumatra barat. Yang bisa dijadikan pusat industri untuk keperluan bisnis negara-negara kaya di teluk persia yang dekat dengannya. Pembuatan rig dan seragam pekerjanya misalnya. Didukung dengan banyaknya daerah yang tak terbangun di provinsi-provinsi ini.

Apalagi ini sudah di zaman otonomi daerah, tak seharusnya lembaga seperti BP Batam ada di batam. Pembangunan batam pun sudah selesai. Laksanakan lah amanat undang-undang otonomi daerah sepenuhnya. Jangan ada lagi diskriminasi terhadap pemko batam, dengan mengatasnamakan lokomotif pembangunan bangsa. Biarlah pemko batam menjalankan semua wewenang yang memang sudah seharusnya menjadi wewenangnya, untuk menjayakan batam. Supaya bisa membuat Batam semaju KL dan johor, bahkan singapura. Apalagi sejak tahun 1983 pemko batam sudah ada di sekupang. Diperlukan keputusan langsung dari Presiden Indonesia sekarang untuk menjemput BP Batam kembali ke Jakarta selama-lamanya. Laksanakan !!!

-----

Penulis adalah alumni TK An-nur Batam. Menganggap Jude Law sebagai pelakon barat terganteng di generasinya. Enemy At The Gates dan The Holiday adalah dua film Jude Law kegemarannya.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :