PDIP Batam Gelar Peringatan Hari Ibu, Serukan Perempuan Tangguh dan Melek Digital
PDIP Batam Gelar Peringatan Hari Ibu Nasional 2025, Dorong Perempuan Tangguh dan Melek Digital, di PIH, Minggu (21/12/2025). (foto. batamnews.co.id)
Batam, Batamnews – Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kota Batam memperingati Hari Ibu Nasional 2025 dengan semangat kebersamaan. Acara bertajuk “Perempuan Tangguh, Pertiwi Utuh” itu digelar di Aula Pusat Informasi Haji Hotel Batam, Minggu, 21 Desember 2025, dan dihadiri puluhan organisasi perempuan.
Ketua DPC PDIP Batam, Nuryanto, menegaskan peringatan ini bukan sekadar seremoni. “Hari Ibu lahir dari semangat persatuan gerakan perempuan pada Kongres Perempuan Indonesia 1928. Perjuangannya dari awal adalah menjadi bagian dari perintis bangsa,” ujarnya.
Nuryanto menekankan, semangat itu harus terus dihidupkan, terutama di tengah arus digitalisasi. Ia mendorong perempuan Batam untuk meningkatkan kapasitas diri.
Baca juga: Pondok Kopi Resmi Buka di Batam, Tawarkan Kuliner Nusantara 24 Jam dan Fasilitas Premium
“Perempuan harus melek digital, mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa tergerus. Mereka harus bijak dan produktif dalam menggunakan media sosial,” tegasnya.
Rangkaian acara diisi dengan talk show dan seminar bertema “Perempuan dan Digital Marketing”. Tiga narasumber dari bidang hukum ITE, konten kreator, dan pemasaran digital hadir untuk membekali peserta memanfaatkan peluang ekonomi digital secara efektif dan aman.
Sekretaris DPC PDIP Batam, Ernawati, menyampaikan bahwa dalam momentum ini, partai juga terus menggalang aksi kemanusiaan.
Bantuan untuk korban bencana alam di Sumatera, berupa pakaian sekitar 50 ton, telah dikumpulkan kader dan difasilitasi Dinas Sosial untuk dikirim ke Tapanuli Tengah. Bantuan lain seperti ambulans dan motor trail juga disiapkan.
“Gotong royong terus berjalan untuk membantu saudara-saudara kita di lokasi terdampak,” jelas Ernawati.
Selain diskusi, acara juga diwarnai penyerahan puluhan bibit pohon kepada peserta dan perwakilan organisasi. Ketua Panitia, Ade Sulistina Ruslan, menyatakan penyerahan bibit ini adalah simbol kepedulian lingkungan.
Baca juga: Lautan Warna di Batam Centre: Pawai Budaya Rayakan HJB ke-196 dengan Harmoni Nusantara
“Penyerahan bibit pohon ini agar di tahun-tahun mendatang bisa dinikmati orang banyak, baik sebagai tempat berteduh maupun dari hasil buahnya,” ujar Ade.
Kegiatan ini ditutup dengan harapan agar organisasi perempuan dapat menjadi wadah peningkatan kualitas kaum ibu, baik dalam menghadapi era digital maupun dalam menjaga kelestarian alam.
"Kami ingin ibu-ibu bisa menghasilkan pendapatan dari era digital dengan cara yang aman dan sesuai aturan hukum, sehingga semuanya berjalan dengan safe," jelasnya.

Komentar Via Facebook :