KSOP Khusus Batam Matangkan Persiapan Angkutan Nataru 2025/2026, Penumpang Diprediksi Naik 8 Persen
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam, Takwim Masuku Saat Mematangkan Persiapan Menghadapi Penyelenggaraan Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026). Bersama Lintas Satuan di Kantor KSOP Batam.
Batam, Batamnews – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam mulai mematangkan berbagai persiapan menghadapi penyelenggaraan Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026).
Sebagai salah satu kawasan dengan aktivitas transportasi laut tersibuk di Indonesia, Batam menjadi perhatian utama dalam penguatan kelaikan kapal, keselamatan pelayaran, serta antisipasi cuaca ekstrem yang belakangan kerap terjadi.
Kepala Kantor KSOP Khusus Batam, M. Takwim Masuku, menyebutkan bahwa pada masa angkutan Nataru 2025/2026 diperkirakan akan terjadi peningkatan jumlah penumpang sekitar 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Peningkatan ini menuntut kesiapan ekstra seluruh pihak, agar mobilitas masyarakat tetap berjalan lancar, aman, dan nyaman,” kata Takwim, Sabtu (13/12/2025) siang.
Menurut Takwim, fokus utama penyelenggaraan angkutan Nataru kali ini meliputi kelancaran arus penumpang, kesiapan armada kapal, peningkatan kualitas pelayanan, serta penguatan standar keselamatan pelayaran.
Hal itu disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Angkutan Laut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang digelar di Kantor KSOP Khusus Batam pada 11 Desember 2025.
Kesiapan tersebut juga diperkuat melalui Rapat Kerja Direktorat Jenderal Perhubungan Laut serta Rapat Koordinasi Angkutan Laut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang digelar di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan pada 7 Desember 2025.
Rangkaian koordinasi ini menjadi landasan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan di sektor kemaritiman.
Dalam mendukung pengawasan selama masa Nataru, KSOP Khusus Batam akan mengoperasikan Posko Angkutan Laut Nataru 2025/2026 yang tersebar di sejumlah terminal utama, yakni Terminal Penumpang Bintang 99, Terminal Penyeberangan Harbour Bay, Terminal Penyeberangan Batam Center, Terminal Ferry dan Ro-Ro Telaga Punggur, serta Terminal Penyeberangan Ferry Sekupang.
Posko tersebut dijadwalkan beroperasi mulai 18 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026.
Selama periode tersebut, petugas akan melakukan pemantauan intensif terhadap pergerakan penumpang dan kapal, sekaligus memastikan seluruh pelayanan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. Dari sisi kesiapan armada, KSOP Khusus Batam telah melakukan ramp check terhadap 177 unit kapal.
Sebanyak 83 unit kapal diperiksa di Batam, 29 unit kapal menjalani pemeriksaan di luar Batam, serta 65 kapal berbendera asing turut diawasi untuk memastikan seluruhnya memenuhi persyaratan keselamatan pelayaran.
Selain itu, KSOP Khusus Batam juga menyiapkan berbagai skenario mitigasi risiko, mulai dari penanganan cuaca ekstrem, potensi penumpukan penumpang, gangguan sistem operasional, hingga kondisi darurat seperti kebakaran di area pelabuhan.
Koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) turut diperkuat melalui pemanfaatan sistem peringatan dini cuaca, sehingga setiap keputusan operasional dapat diambil secara cepat dan tepat.
Dengan berbagai langkah tersebut, KSOP Khusus Batam berharap penyelenggaraan Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah Batam dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Komentar Via Facebook :