Bhayangkara Festival Musisi Jalanan Batam: Puluhan Pengamen Perebutkan Hadiah Jutaan Rupiah

Bhayangkara Festival Musisi Jalanan Batam: Puluhan Pengamen Perebutkan Hadiah Jutaan Rupiah

Sejumlah PJU Polresta Barelang Saat Berfoto Bersama Juri, Dalam Kompetisi Bhayangkara Festival Musisi Jalanan di Lantai Dua Mapolresta Barelang, Jumat (12/12) sore. Foto : Tommy Purniawan

Nurjali

Batam, Batamnews - Puluhan musisi jalanan dari berbagai penjuru Batam berkumpul. Mereka mengikuti audisi Bhayangkara Festival Musisi Jalanan yang digelar di lantai dua Mapolresta Barelang. 

Mereka berebut tiket untuk tampil di babak final yang akan digelar di Mall K Square pada Sabtu, 20 Desember mendatang.

Kompol Amru Abdullah, selaku Ketua Panitia dan Kapolsek Batuampar, menjelaskan festival ini adalah upaya polisi untuk memberi ruang positif bagi para pengamen. 

Baca juga: Kenapa Ziarah ke Makam Nong Isa Jadi Bagian Penting Peringatan HJB Batam?

"Ada tiga grup dan tiga penyanyi solo yang lolos dari audisi ini. Mereka akan maju ke babak final pada 20 Desember di K Square," jelasnya, Jumat, 12 Desember 2025 sore.

Amru menambahkan, peserta yang tampil adalah perwakilan dari setiap Polsek se-Kota Batam. Total ada 26 peserta, baik solo maupun grup, yang telah melalui seleksi. "Kami ingin memberikan wadah yang adil bagi musisi jalanan yang selama ini berkarya di ruang publik," ujarnya.

Wakapolresta Barelang, AKBP Fadli Agus, dalam sambutannya menegaskan festival ini lebih dari sekadar ajang seni. Ini adalah bentuk apresiasi nyata terhadap kreativitas para pengamen. 
"Terima kasih kepada peserta, juri, dan masyarakat. Kami berharap acara ini bisa jadi agenda tahunan yang terus berkembang," kata Fadli.

Ia juga menyebut, acara ini sekaligus menjadi sarana membangun karakter, kedisiplinan, dan keharmonisan antara polisi dan warga. 

"Harapannya, ke depan acara ini bisa dilaksanakan dengan cakupan lebih luas," sambungnya.

Sementara itu, perwakilan dewan juri, Paul, memaparkan tiga kategori penilaian: penampilan panggung, kostum, dan kepatuhan pada aturan panggung. 

"Untuk penilaian musik, kami fokus pada kekompakan grup, kontrol vokal, dan keterampilan teknis masing-masing peserta," jelas Paul.

Baca juga: Polresta Barelang Siapkan Ratusan Personel Amankan Mobilitas Laut Batam Selama Nataru 2025–2026

Semua peserta diwajibkan membawakan lagu wajib "Polisi untuk Masyarakat", sebelum kemudian membawakan lagu pilihan bebas mereka.

Audisi dibuka dengan penampilan Mustafa, seorang solois perwakilan Polsek Sagulung. Sebagai pengamen yang sudah dikenal di beberapa sudut kota, Mustafa menunjukkan kualitas vokal yang mantap dan penuh perasaan. Penampilannya langsung menuai apresiasi hangat dari penonton dan dewan juri.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :