Aplikasi Mantab Diluncurkan, Disnaker Batam: Bukan Bersaing, Tapi Saling Menguatkan

Aplikasi Mantab Diluncurkan, Disnaker Batam: Bukan Bersaing, Tapi Saling Menguatkan

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Batam, Yudi Suprapto. (Foto: Asrul/Batamnews)

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews – Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Batam, Yudi Suprapto, menegaskan bahwa kehadiran aplikasi Manajemen Talenta Batam (Mantab) yang baru diluncurkan BP Batam bukan untuk saling bersaing. Ia justru memandang inovasi tersebut sebagai langkah kolaboratif untuk bersama-sama menekan angka pengangguran di Batam.

Pernyataan itu disampaikan Yudi menanggapi peluncuran resmi platform Mantab oleh BP Batam pada Senin (8/12/2025). Meski Disnaker Kota Batam telah lebih dulu memiliki aplikasi serupa bernama SIMnaker (Sistem Informasi Ketenagakerjaan), ia memastikan tidak ada rivalitas antar-instansi.

“Oh, tidak (bersaing). Yang mana saja penting. Kami menyambut baik, sehingga nanti kami bisa berkolaborasi antara BP Batam, Dinas Tenaga Kerja, dan Kementerian Tenaga Kerja,” kata Yudi, Rabu (10/12/2025).

Yudi menjelaskan, aplikasi SIMnaker milik Disnaker saat ini juga telah terintegrasi dengan sistem pusat melalui aplikasi Siap Kerja milik Kementerian Ketenagakerjaan. Di dalamnya sudah memuat data perusahaan, daftar pencari kerja, serta lowongan pekerjaan yang tersedia.

Dengan hadirnya Mantab, ia melihat peluang sinergi bisa semakin luas dan memberi kemudahan lebih besar bagi masyarakat, khususnya pencari kerja.

“Tentu ini sangat memudahkan bagi masyarakat, terutama bagi pencari kerja ke depannya untuk bisa mencari kerja secara online. Daftar perusahaan dan kebutuhan perusahaan akan dapat dilihat di sistem tersebut,” ujarnya.

Sebelumnya, BP Batam resmi meluncurkan website dan aplikasi Mantab pada Senin (8/12/2025). Anggota Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, menyebut platform ini dirancang untuk menjawab persoalan ketenagakerjaan yang selama ini masih terjadi di Batam.

Meski pertumbuhan ekonomi Batam tercatat mencapai 6,8 persen dan nilai investasi triwulan III menembus Rp54 triliun atau tumbuh 9,1 persen, angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Batam masih berada di level 7,68 persen. Angka ini terpaut jauh di atas rata-rata nasional yang berada di kisaran 4,02 persen.

“Karena itu kita harus membuat terobosan. Tidak hanya pelatihan atau sertifikasi, tetapi harus ada platform yang menjembatani pencari kerja dengan industri-industri yang ada di Batam,” jelas Fary.

Hingga hari peluncuran, sebanyak 1.900 perusahaan tercatat telah terdaftar di platform Mantab. Dari jumlah tersebut, 20 perusahaan di antaranya langsung membuka lowongan kerja. Mantab juga dilengkapi fitur pemantauan data untuk melihat komposisi tenaga kerja lokal dan luar daerah.

Kehadiran platform ini turut mendapat respons positif dari dunia industri. HR Manager PT Polex Indonesia, Rima, mengatakan aplikasi Mantab sangat membantu divisi sumber daya manusia dalam proses rekrutmen.
“Kami sangat mendukung program ini. PT Polex Indonesia sedang berkembang dan membutuhkan talenta-talenta muda dari Batam. Mantab sangat membantu kami sebagai HR untuk menyaring dan mendapatkan talenta yang luar biasa,” ungkapnya.

Ia menambahkan, perusahaannya saat ini membutuhkan sekitar 40 hingga 70 pekerja profesional tanpa batasan usia, selama kandidat memiliki kompetensi dan energi kerja yang dibutuhkan.

Dengan hadirnya dua platform, yakni SIMnaker milik pemerintah daerah dan Mantab milik BP Batam, pemerintah berharap proses rekrutmen tenaga kerja di Batam bisa semakin terbuka, terintegrasi, dan tepat sasaran, sekaligus mempercepat penyerapan tenaga kerja lokal.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :