Deportasi PMI: 157 WNI Pulang dari Malaysia, Dijemput di Batam Center
Ratusan PMI Dideportasi dari Malaysia tiba di pelabuhan internasional batam Center, Senin (24/11/2025) sekira pukul 15:30 WIB. (Foto. Batamnews.co.id).
Batam, Batamnews - Sebanyak 157 Pekerja Migran Indonesia (PMI) akhirnya tiba di Pelabuhan Internasional Batam Center, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, pada Senin sore, 24 November 2025. Mereka adalah warga negara yang dideportasi dari Malaysia.
Kapal feri yang membawa mereka merapat sekitar pukul 15.30 WIB, mengakhiri perjalanan dari Pelabuhan Stulang Laut, Johor.
Saat keluar dari pintu kedatangan, suasana tampak khidmat. Para PMI terlihat berbaris rapi, mengenakan seragam kaos biru yang bertuliskan "Pemulangan KJRI Johor Bahru".
Baca juga: Batam Semakin Strategis, BP Batam Umumkan Komitmen Investasi Rp 165 Triliun di Singapore Summit
Kehadiran mereka diawasi dengan ketat oleh petugas Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kepri, memastikan segala prosedur berjalan tertib.
Jati H. Winarto, Pelaksana Konsuler 1 KJRI Johor Bahru, menyampaikan ucapan terima kasihnya.
"KJRI Johor Bahru menyampaikan salam hormat dan apresiasi kepada instansi-instansi terkait di Indonesia atas kerja sama yang selama ini terjalin dengan baik," ujarnya.
Ia menerangkan bahwa proses pemulangan ini dilakukan menyusul surat dari beberapa Depot Tahanan Imigresen (DTI) di Malaysia.
Rinciannya adalah 130 PMI dari DTI Kemayan, Pahang; 24 PMI dari DTI Pekan Nenas, Johor; serta satu orang PMI beserta anaknya dan satu anak PMI terlantar yang telah menyelesaikan proses hukum. Total keseluruhannya adalah 157 orang.
"Pemulangan ini didampingi Satgas Pelayanan dan Pelindungan KJRI Johor Bahru untuk memastikan kelancaran proses," jelas Jati, menegaskan komitmen perlindungan terhadap warga negara.
Baca juga: Kejagung Lelang Kapal Tanker MT Arman 114 dan Muatan Minyak Mentah Senilai Rp1,17 Triliun
Kini, setelah tiba di Batam, langkah selanjutnya adalah proses pendataan dan pemeriksaan awal. Dari sini, perjalanan terakhir mereka menanti: dipulangkan ke daerah asal masing-masing, kembali ke rumah dan keluarga yang telah lama menunggu.
Komentar Via Facebook :