Review RedMagic 11 Pro: Ponsel Gaming Terbaru dengan Baterai 7500mAh & Pendingin Cair
RedMagic 11 Pro dan 11 Pro+.
Batam, Batamnews - Awal tahun ini, RedMagic meluncurkan 10S Pro yang terasa seperti penyegaran minor dari 10 Pro. Kini, sub-brand gaming nubia itu menghadirkan upgrade sesungguhnya untuk seri andalannya dengan RedMagic 11 Pro.
Bagi Anda yang ingin serius menjajal gaming Android di akhir 2025, RedMagic 11 Pro bisa jadi pilihan terbaik—terutama karena ponsel gaming generasi berikutnya seperti Asus ROG Phone belum hadir.
Perlu dicatat, versi Pro+ yang beredar di Cina setara dengan versi Pro yang dijual secara global.
RedMagic 11 Pro hadir dengan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 terbaru dan sistem pendingin yang ditingkatkan. Kipas pendinginnya kini lebih bertenaga, kedap air dan debu, serta diklaim sebagai "sistem liquid cooling pertama di ponsel yang diproduksi massal".
Baca juga: Kemampuan Reasoning 1 Juta Token Jadi Andalan Google Gemini 3 Pro
Spesifikasi singkat RedMagic 11 Pro:
- Bodi: 163.8x76.5x8.9mm, 230g; kaca depan (Gorilla Glass), rangka aluminium, bodi belakang kaca; zona sensitif tekanan (520Hz), kipas pendingin internal, frame aluminium penerbangan, tahan air IPX8 (hingga 1.5m selama 30 menit).
- Layar: 6.85" AMOLED, 1 miliar warna, 144Hz, PWM 2592Hz, 1800 nits (puncak), resolusi 1216x2688px, rasio aspek 19.89:9, 431ppi.
- Chipset: Qualcomm SM8850-AC Snapdragon 8 Elite Gen 5 (3 nm): Octa-core (2x4.6 GHz Oryon V3 Phoenix L + 6x3.62 GHz Oryon V3 Phoenix M); Adreno 840.
- Memori: 256GB/12GB RAM, 512GB/16GB RAM, 1TB/24GB RAM; UFS 4.1 Pro.
- Sistem Operasi: Android 16, Redmagic OS 11.
- Kamera Belakang:
- Utama: 50 MP, f/1.9, PDAF, OIS
- Ultra wide: 50 MP, f/2.2
- Depth: Lensa pembantu
- Kamera Depan: 16 MP, f/2.0, di bawah layar.
- Rekaman Video:
- Belakang: 8K@30fps, 4K@30/60fps, 1080p@30/60/120/240fps
- Depan: 1080p@30/60fps
- Baterai: 7500mAh; pengisian daya kabel 80W, nirkabel 80W, penuh dalam 68 menit.
- Konektivitas: 5G; Wi-Fi 7; BT 5.4; NFC; port inframerah; jack 3.5mm.
- Fitur Lain: Pembaca sidik jari (di bawah layar, ultrasonik); speaker stereo.
Tidak ada perubahan pada layar, dan ini bukanlah kabar buruk. Panel OLED 6.85 inci dengan refresh rate 144Hz sebelumnya sudah terbukti handal.
Begitu pula dengan perangkat keras kamera—masih mengandalkan dua kamera 50MP di belakang dan satu kamera 16MP di bawah layar di depan.
Yang berubah signifikan adalah sektor baterai. Ponsel ini kini dibekali baterai silicon-carbon berkapasitas raksasa, 7.500 mAh, di semua pasar internasional. Dukungan pengisian daya nirkabel 80W yang hilang di generasi sebelumnya akhirnya hadir, begitu pula dengan pengisian daya nirkabel terbalik.
Upgrade lain yang menyertai generasi baru ini termasuk peningkatan kualitas speaker, lampu RGB baru, chip gaming khusus RedCore R4 yang ditingkatkan, serta sejumlah fitur gaming berbasis AI dan non-AI.
Di dalam kotak retail standarnya, Anda akan menemukan panduan mulai cepat, casing pelindung transparan, dan kabel USB-A ke USB-C. Menariknya, bahkan untuk pasar Eropa, RedMagic menyertakan charger 80W yang kompatibel.
Desain RedMagic 11 Pro hampir identik dengan pendahulunya. Opsi warna transparan masih dipertahankan. Kami mengulas varian Transparent Silver Subzero, selain itu ada pula pilihan Transparent Black Nightfreeze.
Desain transparan pada generasi ini kini memperlihatkan sistem pendingin cair yang disebut AquaCore. Pipa pendinginnya terbuka dan transparan. Saat Anda menjalankan game dengan kipas aktif, cairan pendingin akan mengalir dan terlihat dari bodi belakang ponsel.
Lampu RGB juga mendapat peningkatan. LED kini dapat ditemukan pada kipas dan logo, serta di beberapa bagian samping, termasuk trigger bahu. Semuanya dapat menyala.
Sisi kanan ponsel terasa agak penuh. Selain tombol volume dan power, terdapat juga tombol fisik Game Space untuk mengaktifkan mode gaming. Kami sendiri kerap bingung membedakan tombol saat mengoperasikan ponsel.
Dari segi ketahanan, RedMagic 11 Pro kini dilapisi Gorilla Glass di bagian depan. Meski memiliki desain terbuka dengan kipas aktif, bodinya telah bersertifikat IPX8 terhadap air. Rangka tengahnya tetap menggunakan aluminium penerbangan. Anda juga akan menemukan trigger bahu sensitif tekanan untuk gaming, serta ventilasi udara untuk kipas pendingin.
Slot kartu SIM berada di bagian bawah dan dapat menampung dua kartu SIM (tanpa dukungan eSIM). Sementara jack audio 3.5mm masih bertengger di bagian atas.
Trigger bahu sensitif tekanan kini mendung touch sampling rate 520Hz—yang diklaim sebagai yang tercepat di industri.
Baca juga: FTZ Batam, Bintan, Karimun: Gerbang Investasi Indonesia yang Lebih Dekat dari Singapura
Trigger ini juga kini dapat digunakan dalam mode potrait. Umpan balik getar (haptics) juga ditingkatkan untuk memperkaya pengalaman gaming. Fitur getar 4D masih ada, meski hanya kompatibel dengan game-game tertentu seperti PUBG.
Yang mengesankan, meski baterai membesar dan ditambah kumparan pengisian nirkabel, ketebalan bodi tidak berubah—masih 8.9mm. Pembaca sidik jari di bawah layar berfungsi dengan baik tanpa kendala berarti.
Secara keseluruhan, desain RedMagic 11 Pro tidak banyak berubah, tetapi disempurnakan. Elemen liquid cooling di bodi belakangnya terlihat keren, ditambah dengan perlindungan Gorilla Glass dan sertifikasi IPX8 yang lebih tinggi.

Komentar Via Facebook :