Nasib Menara Lama Masjid Agung Batam Belum Jelas, CKTR Lakukan Kajian Struktur
Masjid Agung Batam. (Foto: Asrul/Batamnews)
Batam, Batamnews – Revitalisasi besar-besaran Masjid Agung Batam terus berjalan dan kini telah mencapai progres sekitar 40 persen. Meski demikian, nasib menara lama yang berada di bagian depan kompleks masjid hingga kini masih belum ditentukan. Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR) Kota Batam, Azril Apriansyah, memastikan bahwa menara tersebut belum akan ditangani pada tahun ini.
Azril mengatakan bahwa pihaknya saat ini masih melakukan kajian mendalam terhadap kondisi struktur menara lama tersebut untuk mengetahui apakah bangunan masih layak dipertahankan atau harus dibongkar.
"Yang sendiri belum, tahun ini belum kita apa-apain, tapi kami masih berpikir kalau memang strukturnya nanti masih bagus, masih layak, mungkin itu tetap kita pertahankan, tapi mungkin dengan perbaikan," ujar Azril, Senin (17/11/2025).
Keputusan mempertahankan atau membongkar menara lama sepenuhnya akan ditentukan berdasarkan hasil evaluasi teknis struktur bangunan. Jika struktur dinilai masih kuat, Dinas CKTR berencana melakukan perbaikan dan revitalisasi. Namun bila ditemukan ketidaksesuaian atau potensi bahaya, pembongkaran akan menjadi opsi yang dipertimbangkan demi keselamatan dan estetika bangunan masjid.
Sementara itu, proyek revitalisasi Masjid Agung Batam yang sedang berjalan tahun ini difokuskan pada pembangunan dua menara baru yang kini sudah terlihat berdiri, penataan landscape, serta pembangunan pagar masjid. Progres pengerjaan yang telah menyentuh angka 40 persen diharapkan terus meningkat hingga pertengahan tahun depan.
Proyek revitalisasi tahun ini dikerjakan melalui kontrak terpisah dari proyek multi years sebelumnya, dengan nilai anggaran mencapai lebih dari Rp11 miliar. Kontraktor yang bekerja juga berbeda dari kontraktor proyek terdahulu.
"Itu karena di kontraknya terpisah beda-beda dengan yang dulu ya, karena yang dulu kan multi yearsnya sudah selesai," terang Azril.
Meskipun tahap revitalisasi yang berlangsung saat ini disebut sebagai tahap utama, Azril menegaskan bahwa masih ada pekerjaan lanjutan yang akan dikerjakan pada 2025 dan tahun-tahun berikutnya. Tahap lanjutan tersebut tidak sebesar proyek yang sedang berlangsung, namun tetap penting untuk penyempurnaan bangunan dan fasilitas masjid.
Sejumlah pekerjaan tambahan yang akan dilakukan tahun mendatang antara lain revitalisasi menara lama, penyelesaian pagar yang belum rampung terutama pada sisi yang berdekatan dengan gedung DPRD, serta beberapa penyempurnaan struktur lainnya. Untuk kebutuhan tersebut, Pemko Batam menyiapkan anggaran sekitar Rp6 miliar yang akan dilelang kembali pada tahun 2025.
"Jadi seperti tadi ditanyakan menaranya akan seperti apa, menaranya akan kita coba perbaiki. Terus pagar, pagar juga belum kelar semua. Jadi masih ada sisi yang gedung DPR itu masih kita janakan untuk tahun berikutnya," pungkas Azril.

Komentar Via Facebook :