'Seperti Bom Meledak': Pengakuan Nurul Najihah Saat Power Bank Meledak dan Bakar Kamarnya
Penampakan power meledak dan sisa-sisa sampah.
Malaysia, Batamnews - Dengan suara gemuruh yang memekakkan telinga, hidup Nurul Najihah berubah dalam sekejap. "Saya mendengar bunyi letupan seperti bom," katanya, menceritakan kembali detik mengerikan ketika power bank yang sedang diisi daya di kamarnya meledak.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 2 siang suatu hari tahun ini di kediamannya. Nurul membagikan kisahnya di Facebook pada 4 November, sebagai peringatan bagi orang lain.
"Saya tidak sempat mengambil gambar pun karena seluruh badan bergetar ketakutan dan syok," tuturnya tentang ledakan yang diikuti kemunculan api berwarna jingga dan merah itu.
Baca juga: Heboh, Motor Honda Mega Pro Terparkir 1 Bulan di Batam, Tali Gas Putus dan Kunci Rusak
Power bank tersebut sedang diletakkan di atas karpet putih, di samping printer, tak jauh dari tempat duduknya. Hanya sekitar 15 menit setelah dia mencolokkannya, alat itu meledak tepat di sebelah lengannya. Lengannya terkena imbas, menderita luka bakar ringan.
Meski panik dan terluka, naluri bertahannya muncul. Dengan sigap, dia memadamkan api yang mulai menjalar menggunakan kain basah dan seember air dari kamar mandi dalam kamarnya.
Akibat ledakan itu, kamarnya dipenuhi asap hitam pekat. Printer yang berada di sebelah power bank hancur total. Dinding kamar menghitam dan terasa sangat panas akibat jilatan api.
Sebagai pelaku usaha online yang bekerja dari rumah, Nurul menghadapi situasi mencemaskan ini sendirian. Saat kejadian, sebagian besar tetangganya sedang tidak di rumah.
Baca juga: Nenek Siin (63) Tertipu Iklan Rumah di Facebook, Uang Puluhan Juta Raib
Power bank berwarna ungu itu, yang menurutnya "cukup mahal" dengan harga antara RM70 hingga RM100, atau Rp200.000 - Rp300.000 telah dia gunakan sejak tahun 2022 atau 2023. Sebuah alat yang sehari-harinya diandungkan, ternyata menyimpan potensi bahaya yang hampir merenggut nyawanya.

Komentar Via Facebook :