Pengawasan Bocor? Mobil Lori Diduga Isi Solar Subsidi Berkali-Kali di SPBU Dekat Kantor Pertamina
Ilustrasi SPBU Pertamina.
Batam, Batamnews - Sebuah kejadian yang membuat heran warga terjadi di SPBU Batam Centre, tepat di sebelah kantor Pertamina Batam, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, pada Selasa, 4 November 2025.
Sebuah mobil lori diduga mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi berkali-kali dalam satu kesempatan.
Kecurigaan ini muncul karena sang sopir diduga memindai barcode Fuel Card berulang-ulang. Dengan cara ini, ia seolah-olah mendapatkan jatah pengisian baru setiap kali barcode di-scan.
"Mobil lori ngisi solar berulang kali dengan scan barcode berulang kali," ujar seorang saksi.
Menanggapi laporan ini, Bagus Handoko, Sales Area Manager Retail Pertamina Patra Niaga Wilayah Kepri, menyatakan bahwa pihaknya belum menerima laporan resmi. Meski begitu, ia menyambut baik informasi dari masyarakat.
"Kami belum menerima laporan resmi. Namun, kami mengimbau masyarakat yang menemukan kejadian serupa untuk segera melapor ke Pertamina, baik melalui media atau call center 135," kata Bagus, Rabu, 5 November 2025.
Bagus menegaskan bahwa peran serta masyarakat sangat penting untuk memastikan BBM subsidi tepat sasaran. Setiap laporan akan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan untuk memverifikasi kebenarannya.
Pertamina, tegasnya, berkomitmen penuh agar tidak ada konsumen yang dirugikan. Tanpa menunggu laporan resmi, tim sudah bersiap untuk memeriksa rekaman CCTV di SPBU terkait dan mengevaluasi operasional penyaluran solar subsidi di lokasi tersebut.
Baca juga: DPRD Batam Sepakat Lanjutkan Pembahasan Ranperda PSU Perumahan
Mengenai sistem Fuel Card, Bagus mengakui bahwa mekanisme ini memang membantu mengamankan penyaluran BBM subsidi. Namun, ia tak menampik bahwa celah untuk penyalahgunaan masih mungkin terjadi, meski klaimnya jumlahnya sangat minim.
Pertamina sekali lagi menegaskan, mereka menunggu laporan resmi untuk memastikan BBM subsidi benar-benar sampai kepada pihak yang berhak.

Komentar Via Facebook :