Ustad Abdul Somad Tegaskan Gubernur Riau Abdul Wahid Tidak Kena OTT KPK

Ustad Abdul Somad Tegaskan Gubernur Riau Abdul Wahid Tidak Kena OTT KPK

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Riau, Teza Darsa.

Nurjali

Riau, Batamnews - Dalam sebuah video singkat, Ustadz Abdul Somad (UAS) memberikan penjelasan lugas mengenai situasi yang melibatkan Gubernur Riau, Abdul Wahid. UAS menegaskan bahwa Gubernur Riau tidak termasuk dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK.

"Gubernur Riau tidak di OTT. Gubernur Riau hanya dimintai keterangan, itu yang betul," jelas UAS dalam video berdurasi 15 detik itu, pada Senin, 3 November 2025.

Pernyataan UAS ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Riau, Teza Darsa. Ia menegaskan bahwa Gubernur Abdul Wahid bukanlah pihak yang ditangkap dalam operasi KPK tersebut.

Baca juga: KPK OTT Gubernur Riau Abdul Wahid! 10 Orang Diamankan, Uang Sitaan Ditemukan

Menurut Teza, Gubernur hanya dimintai keterangan oleh penyidik KPK sehubungan dengan operasi yang menjabat sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau.

"Gubernur Riau Abdul Wahid tidak termasuk yang ditangkap tangan. Beliau hanya dimintai keterangan terkait operasi yang menjerat anak buahnya," ujar Teza.

Teza menegaskan komitmen Pemprov Riau untuk menghormati proses hukum dan bekerja sama penuh dengan KPK.

"Kami dari Pemprov Riau siap bekerja sama dengan KPK. Kalau pun ada yang bisa dibantu oleh teman-teman di lapangan, kami bantu sebisanya," lanjutnya.

Hingga saat ini, Pemprov Riau masih menunggu rilis resmi dari KPK untuk mendapatkan kejelasan lebih lanjut, termasuk apakah Gubernur ikut dibawa untuk pemeriksaan.

"Sementara baru seperti itu. Terkait apakah Gubernur ikut dengan penyidik KPK, kami belum dapat memastikan hal itu. Kami masih menunggu rilis resminya," jelas Teza.

Baca juga: BREAKING: KPK OTT Gubernur Riau Abdul Wahid!

Pemprov Riau pun sengaja belum mengeluarkan pernyataan resmi menyeluruh karena masih menunggu konfirmasi lengkap dari KPK.

"Kami belum mau berstatemen banyak. Pokoknya kami ingin bekerja sama dengan KPK dan menghormati proses yang sedang berjalan," tutup Teza.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :