Dari Web Designer ke Kurir Sepeda: Hobi Unik Perempuan 31 Tahun di Singapura

Dari Web Designer ke Kurir Sepeda: Hobi Unik Perempuan 31 Tahun di Singapura

Media sosial @stacy_8lala.

Nurjali

Singapura, Batamnews - Perempuan 31 tahun asal China ini telah lebih dari sepuluh tahun menetap dan bekerja sebagai web designer di Singapura. Namun, jika Anda berkunjung ke sana pada suatu malam, mungkin Anda akan bertemu dengannya sedang bersepeda mengantar pesanan makanan—bukan karena terpaksa, tapi karena hobi.

Seperti dilansir dari media ternama Singapura, Awalnya, segalanya dimulai saat pandemi. Saat itu, Chen sedang mengerjakan proyek desain aplikasi pesan-antar makanan. Ingin memahami prosesnya secara langsung, ia pun mendaftar sebagai kurir GrabFood. Niatnya sederhana: belajar dari dalam untuk pekerjaannya.

Namun, pengalaman langsung yang awalnya bersifat proyek itu justru berubah menjadi kegiatan rutin yang ia senangi. Hingga bertahun-tanun kemudian, ia masih setia melakukannya.

Baca juga: Viral Tren "Maui Wowie" di Singapura, TikToker Gelantungan di Fasilitas Umum Ditegur LTA

Di masa awal, Chen mengantar pesanan dengan berjalan kaki karena tidak bisa bersepeda. Cara itu melelahkan dan tidak efisien; pesanan yang bisa diselesaikan sangat terbatas. Akhirnya, dengan tekad belajar, ia menghabiskan waktu enam bulan untuk menguasai bersepeda.

Proses belajarnya tidak mulus. Suatu kali, karena belum lihai bermanuver, ia merasa terdesak untuk memberi jalan hingga terjatuh ke hamparan rumput. Tubuhnya lecet dan berdarah. Tapi itu dulu.

Kini, kemampuannya sudah jauh lebih baik. Ia bahkan bisa merekam video singkat selama pengantaran dan membagikannya di media sosial. Video-videonya itu ternyata banyak disukai dan mendapat lebih banyak penonton daripada konten lainnya.

Biasanya, usai bekerja sebagai web designer, sekitar pukul 7 atau 8 malam, Chen akan membuka aplikasi GrabFood dan mulai menerima orderan. Ia hanya berkutat sekitar satu atau dua jam, cukup untuk menyelesaikan dua hingga tiga pesanan sebelum pukul 9 malam.

Baca juga: Dokter Singapura Habiskan Akhir Pekan dengan Sabu Selama 8 Tahun, Karena Tekanan Biseksual dan Sulit Bicara

Bagi Chen, uang bukanlah tujuan utamanya. "Saya tidak pernah mengantar makanan untuk uang, tapi untuk bersenang-senang," katanya. "Saya suka mengalami kehidupan yang berbeda dan mencari inspirasi dari sana."

Mengantar makanan baginya adalah cara lain merasakan hidup, sekaligus menemukan cerita.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :