Modus Aksesoris Motor Terbongkar, Puluhan Paruh Rangkong dan Taring Beruang Madu Disita Bea Cukai
Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan Puluhan Paruh Rangkong dan Taring Beruang Madu. (foto. istimewa).
Batam, Batamnews - Bea Cukai Batam berhasil menggagalkan upaya penyelundupan puluhan paruh rangkong dan taring beruang madu yang dikirim dengan modus palsu sebagai aksesori motor.
Barang bukti yang terdiri dari 10 paruh Burung Rangkong Gading dan 43 taring Beruang Madu itu akhirnya diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Batam pada Jumat, 24 Oktober 2025.
Penyerahan ini dilakukan karena BKSDA merupakan instansi yang berwenang menangani satwa dilindungi.
Baca juga: Bareskrim Gerebek THM Firts Club Batam, Dua Pramusaji Edarkan Ekstasi dan Liquid Vape Bermerek
Sebelumnya, pada Selasa, 9 September 2025, petugas Bea Cukai mengamankan paket mencurigakan di sebuah Tempat Penimbunan Sementara (TPS) di Batam. Dari hasil pemindaian x-ray, terlihat ketidaksesuaian antara gambar yang muncul dengan dokumen pengiriman yang menyebutkan isi paket sebagai aksesori motor.
Setelah diperiksa, paket tersebut terbukti tidak dilengkapi dokumen perizinan dan sertifikat sanitasi untuk produk hewani. Lebih lanjut, kedua barang itu merupakan bagian dari satwa liar yang terancam punah dan dilarang diperdagangkan secara internasional.
Kepala Bea Cukai Batam, Zaky Firmansyah, menegaskan bahwa penyerahan barang bukti ini menunjukkan sinergi antarinstansi untuk penegakan hukum dan pelestarian alam.
Sementara itu, perwakilan BKSDA Batam mengapresiasi langkah cepat Bea Cukai. Mereka menekankan bahwa kolaborasi semacam ini sangat penting untuk memperkuat pengawasan terhadap perdagangan ilegal satwa dilindungi, terutama yang memanfaatkan jalur pengiriman barang.
Penyelundupan ini diduga melanggar Undang-Undang tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, serta UU Kehutanan. Selain itu, kesalahan pemberitahuan barang dalam dokumen juga berpotensi melanggar peraturan kawasan perdagangan bebas.
Baca juga: Kasus Influenza A di Batam Meningkat, Dinkes Imbau Warga Waspada
Bea Cukai Batam menyatakan akan terus memperketat pengawasan terhadap barang kiriman, khususnya yang berpotensi digunakan untuk peredaran barang terlarang. Komitmen mereka adalah menjaga keseimbangan antara pengawasan dan perlindungan ekosistem nasional.

Komentar Via Facebook :