Pengemudi Toyota Yaris Tabrak Lapak Buah di Batam, 1 Tewas dan 3 Luka, Hasil Tes Urine Negatif
Unit Lakalantas Polresta Barelang Saat Akan Menderek Mobil Yang Menewaskan Warga Bengkong Yang Sedang Berteduh di Lapak Penjual Buah Jalan Yos Sudarso, Minggu (19/10) lalu. Foto : Tommy Purniawan
Batam, Batamnews - Seorang pengemudi Toyota Yaris bernomor polisi BP 1651 CO menabrak lapak buah di Jalan Yos Sudarso, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Kecelakaan ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan tiga lainnya luka-luka.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, pengemudi berinisial KS dinyatakan negatif mengonsumsi narkoba atau alkohol. Hal ini disampaikan oleh Kasubnit Satlantas Polresta Barelang, Ipda Tarmizi Rambe, mewakili Kasatlantas Kompol Afiditya Arief.
“Pengemudinya laki-laki dan hasil tes urinenya negatif. Tidak terdeteksi pengaruh narkoba atau alkohol,” ujar Rambe, Senin, 20 Oktober 2025 sore.
Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut di Batam: 1 Orang Tewas dan 3 Luka Berat
Hingga saat ini, penyidik Unit Lakalantas Polresta Barelang masih mendalami kasus tersebut. Dua saksi telah diperiksa, namun dimungkinkan akan ada tambahan saksi lagi. Tim juga masih mengumpulkan bukti pendukung seperti rekaman CCTV dan hasil olah TKP.
“Status pengemudi masih sebagai saksi,” kata Rambe.
Kecelakaan terjadi pada Minggu, 19 Oktober 2025 pagi, sekitar pukul 07.20 WIB. Mobil Yaris yang dikemudikan KS (38) datang dari arah Batuampar menuju Seraya Atas.
Saat melintas di depan PT Trakindo, kendaraan itu tiba-tiba kehilangan kendali dan menabrak empat orang yang sedang berteduh di lapak buah.
Akibat insiden tersebut, KM (51) meninggal dunia di tempat kejadian. Tiga korban lain, yaitu SR (56), AF (47), dan SM (49), mengalami luka berat dan segera dilarikan ke rumah sakit.
Berdasarkan data yang dihimpun, KM dinyatakan meninggal oleh tim medis RS Budi Kemuliaan. Sementara SR mengalami cedera dada, AF menderita patah tulang pinggul dan pinggang, serta SM mengalami luka di mulut dan lecet di kaki.
Kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan di Unit Lakalantas. Penyidik masih menyelidiki penyebab pasti kejadian, apakah murni kelalaian atau ada faktor lain.
“Kami masih menyelidiki apa penyebab kecelakaan ini,” pungkas Rambe.

Komentar Via Facebook :