DPO Diterbitkan! Polsek Lubuk Baja Buron Beneditus Nasa, Pelaku Pengeroyokan Tewaskan Rizki Fadli di Tanjung Uma

DPO Diterbitkan! Polsek Lubuk Baja Buron Beneditus Nasa, Pelaku Pengeroyokan Tewaskan Rizki Fadli di Tanjung Uma

Polsek Lubuk Baja Terbitkan DPO Terhadap Beneditus Nasa Alias Nasa (29 Tahun) Pelaku Pengeroyokan di Tanjung Uma, Lubuk Baja, Batam, Korbannya Hingga Meninggal Dunia. (foto. istimewa).

Nurjali

Batam, Batamnews - Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Lubuk Baja telah menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap seorang pelaku pengeroyokan yang menyebabkan seorang korban meninggal dunia.

Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Rangga Primazada, melalui Kanit Reskrim Iptu Noval Adimas Ardianto, menyatakan bahwa pelaku yang dicari bernama Beneditus Nasa, atau biasa dipanggil Nasa, bin Pilipus Pio.

Pelaku memiliki ciri-ciri fisik:

  •    Tinggi badan sekitar 168 cm.
  •    Postur tubuh berisi.
  •    Rambut ikal.
  •    Kulit hitam.
  •    Mata bulat.
  •    Hidung mancung.
  •    Berusia sekitar 29 tahun.
  •    Berjenis kelamin laki-laki.

Baca juga: Kapolsek Batu Aji: Pelaku Penikaman Rudi Kabur ke Jambi, Ditangkap dengan Timah Panas

Iptu Noval mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan Beneditus Nasa untuk segera melaporkannya. 

"Jika ada yang melihat pelaku, silakan laporkan ke Polsek Lubuk Baja atau kantor polisi terdekat. Masyarakat juga bisa menghubungi saya langsung di nomor 0853-8444-2018," tambahnya.

Pengeroyokan ini terjadi sebelumnya di Lapangan Kampung Nelayan (Palm Beach), Kelurahan Tanjung Uma, Kota Batam, pada Kamis, 25 September 2025 malam sekitar pukul 23.54 WIB.

Korban, Rizki Fadli atau Kiki (32), warga Batu Ampar, sempat mendapat perawatan intensif di RS Hj. Bunda Halimah, Batam Kota, selama lima hari dalam kondisi koma. Sayangnya, nyawanya tidak tertolong. Korban menghembuskan napas terakhir pada Rabu, 1 Oktober 2025 pagi sekitar pukul 07.12 WIB.

"Korban mengalami luka lebam di beberapa bagian tubuhnya dan tidak sadarkan diri hingga akhirnya meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif," jelas Iptu Noval.

Awalnya, korban dibawa ke RS Elisabeth Batam setelah ditemukan dalam kondisi kritis, lalu dirujuk ke RS Hj. Bunda Halimah untuk penanganan lebih lanjut.

Baca juga: Pelajar 16 Tahun di Anambas Diamankan Polisi Terkait Kasus Persetubuhan Anak

Noval mengungkapkan bahwa penyidik telah mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat untuk dimintai keterangan. "Saat ini kasus masih dalam tahap pengembangan penyidikan," ujarnya.

Jenazah Rizki Fadli telah dimakamkan di TPU Sei Temiang, Kelurahan Tanjung Riau, Kecamatan Sekupang, pada Rabu, 1 Oktober 2025 sore. Keluarga korban memilih untuk tidak melakukan autopsi.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :