Pasca Runtuh, Polisi Periksa Pengembang Ruko Devin Premier Batam
Personel Reskrim Polsek Sekupang Melakukan Pengecekan Terhadap Tujuh Ruko Devin Premier Yang Runtuh. (foto. batamnews.co.id).
Batam, Batamnews - Penyidik dari Unit Reskrim Polsek Sekupang memeriksa seorang pekerja PT Devin Buana Perkasa (DBP) menyusul runtuhnya tujuh unit ruko Devin Premier di Tanjung Riau, Batam.
Pemeriksaan terhadap pekerja itu dimulai pada Senin, 6 Oktober 2025 siang dan hingga kini masih berlangsung. Proses penyelidikan pun terus dilakukan secara intensif.
Kapolsek Sekupang, Kompol Hippal Tua Sirait, mengonfirmasi hal ini melalui Kanit Reskrimnya, Iptu Riyanto.
Baca juga: BreakingNews: 7 Ruko di Devin Premier Sekupang Runtuh!
"Satu orang dari PT DBP sedang kami periksa. Pemeriksaan masih terus berjalan," jelas Riyanto kepada Batamnews.co.id, Selasa, 7 Oktober 2025.
Riyanto menambahkan, setelah pemeriksaan saksi dan korban selesai, pihaknya akan berkoordinasi dengan ahli bangunan untuk memastikan penyebab pasti keruntuhan.
"Masih kami selidiki penyebabnya, dan kami akan berkoordinasi dengan ahli bangunan dalam waktu dekat," ujarnya.
Peristiwa runtuhnya ruko yang dikembangkan PT DBP ini terjadi pada Jumat, 3 Oktober 2025. Dari pemeriksaan awal di lokasi, konstruksi bangunan diduga menjadi penyebab utamanya.
"Kalau dilihat dari kasat mata, diduga runtuhnya karena konstruksi bangunan. Tapi ini masih kami lidik, nanti akan diperiksa oleh ahli," kata Riyanto.
Hingga saat ini, polisi telah memeriksa tiga orang saksi, termasuk pemilik ruko yang menjadi korban. Langkah ini kemudian dilanjutkan dengan memanggil pihak pengembang untuk dimintai pertanggungjawaban.
Dari pendataan sementara, kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Namun, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa.
Baca juga: Polresta Barelang Respons Cepat Kecelakaan, Korban Dilarikan Pakai Mobil Patroli
"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, hanya saja para penghuni mengalami kerugian materi," tegas Riyanto.
Kapolsek Sekupang, Kompol Hippal Tua Sirait, juga membenarkan insiden tersebut. Ia menyebut bagian depan ketujuh ruko itu ambruk secara tiba-tiba, yang tentu saja mengejutkan warga sekitar.
"Iya benar, ada tujuh ruko yang bagian depannya rubuh," ungkap Kompol Hippal.

Komentar Via Facebook :