Kajari Batam: Setiap Kecamatan Akan Punya Koperasi Binaan Kejaksaan

Kajari Batam: Setiap Kecamatan Akan Punya Koperasi Binaan Kejaksaan

Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam, I Wayan Wiradarma saat foto bersama usai menggelar kegiatan penerangan hukum bersama Pengurus Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Aula JA. R. Soeprapto lantai 3, Kamis (2/10) pagi. Foto : Humas Kejaksaan Negeri Batam

Nurjali

Batam, Batamnews - Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam, Provinsi Kepulauan Riau, pada Kamis pagi, 2 Oktober 2025, mengadakan pertemuan khusus dengan para pengurus Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP). 

Acara yang digelar di Aula JA. R. Soeprapto ini dipimpin langsung oleh Kajari Batam, I Wayan Wiradarma.

Pertemuan ini mengusung tema penting: “Pengelolaan Koperasi Merah Putih yang Taat Hukum.” Sebanyak 55 ketua koperasi hadir dari total 64 KKMP yang ada di Batam. 

Turut hadir dalam kesempatan ini Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Pemko Batam, Salim, yang turut menyampaikan sambutan.

Baca juga: Rumah Pompa Rp18,2 Miliar di Pasar Jodoh Selesai Dibangun, Siap Antisipasi Banjir

Dalam paparannya, Kajari Batam menegaskan peran kejaksaan dalam mendukung koperasi. Kejaksaan, kata dia, memiliki kewenangan untuk mendeteksi dini potensi penyimpangan, meningkatkan kesadaran hukum, hingga menindak tegas tindak pidana seperti korupsi, penggelapan, atau penipuan yang mungkin terjadi di lingkungan koperasi.

Kajari juga mengumumkan komitmen konkretnya: setiap kecamatan di Batam akan memiliki satu KKMP binaan Kejari Batam. Koperasi binaan ini diharapkan menjadi percontohan koperasi yang sehat, transparan, dan akuntabel. 

“Kami persilakan seluruh pengurus KKMP untuk berkoordinasi dengan kami jika menghadapi persoalan hukum. Kami siap mendampingi,” ujar I Wayan Wiradarma.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Salim, menyambut baik langkah proaktif Kejari ini. Ia mengungkapkan saat ini sudah ada dua KKMP yang aktif, yaitu KKMP Patam Lestari dan KKMP Pulau Buluh. 

Dinasnya juga telah memberikan bimbingan teknis pengelolaan koperasi dan penyusunan proposal bisnis.

Salim optimistis, dengan sinergi seperti ini, koperasi bisa menjadi pilar penggerak ekonomi masyarakat Batam. Ke depan, koperasi juga akan dilibatkan dalam program ketahanan pangan Kejaksaan RI yang menggandeng kelompok tani.

Baca juga: Ditangkap dalam Hitungan Jam, Montir Sagulung Dicokok Polisi Usai Cabuli Anak 15 Tahun

Acara berlangsung interaktif. Para pengurus koperasi diberi kesempatan menyampaikan langsung pertanyaan dan kendala yang mereka hadapi di lapangan. Diskusi pun berjalan hangat dan fokus mencari solusi praktis untuk pengelolaan koperasi yang lebih baik.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama pada pukul 12.00 WIB. Kejari Batam berharap ini menjadi awal sinergi yang kuat antara penegak hukum, pemerintah daerah, dan koperasi untuk menciptakan tata kelola koperasi yang bersih dan berdaya saing.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :