Pejuang Perempuan Rempang, Hasmaniah Meninggal Dunia
Hasmaniah, salah satu tokoh pejuang yang gigih mempertahankan tanah Rempang, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), dikabarkan meninggal dunia.
Batam, Batamnews - Hasmaniah, salah satu tokoh pejuang yang gigih mempertahankan tanah Rempang, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), dikabarkan meninggal dunia. Perempuan yang akrab disapa Nia ini diketahui meninggal karena sakit yang dideritanya.
"Karena sakit, pernah diobati juga di rumah sakit. Saya juga kaget setelah mendapatkan informasi tersebut," ungkap Evy, rekan almarhum, saat dikonfirmasi.
Evy mengungkapkan bahwa Nia merupakan salah satu pejuang Rempang yang dikenal selalu memberikan orasi paling depan untuk membela tanah Rempang dan menolak untuk direlokasi. Sosok perempuan tangguh ini menjadi simbol perlawanan warga terhadap proyek Rempang Eco City.
"Sering sama-sama berjuang buat Rempang. Dia paling lantang, paling depan menyampaikan orasi," kenang Evy dengan nada haru.
Hasmaniah atau Nia sering kali berorasi mempertahankan tanah Rempang terkait dengan upaya pemerintah dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) Rempang Eco City. Meskipun rumah untuk proyek PSN Rempang Eco City sudah dibangun, masih ada sebagian warga yang mempertahankan tanah Rempang atau menolak untuk direlokasi, termasuk Nia.
Proyek Rempang Eco City merupakan salah satu PSN yang dicanangkan pemerintah di Pulau Rempang, Batam, Kepulauan Riau. Namun, proyek senilai triliunan rupiah ini mendapat penolakan dari sebagian warga yang merasa berhak atas tanah yang telah mereka tinggali secara turun-temurun.
Diketahui masih ada warga Rempang yang menolak proyek PSN Rempang Eco City. Sebagian warga tersebut sempat mengadakan pesta rakyat sebagai bentuk perlawanan damai, agar dilihat oleh pemerintah bahwa mereka ada dan Rempang bukanlah tanah kosong.
Pesta rakyat yang digelar warga menjadi simbol bahwa kehidupan telah berlangsung lama di kawasan tersebut. Mereka ingin menegaskan bahwa Rempang adalah rumah yang tidak bisa begitu saja ditinggalkan.
Kepergian Nia meninggalkan duka mendalam bagi rekan-rekan seperjuangannya. Sosoknya yang lantang dan berani diharapkan akan terus menginspirasi perjuangan warga Rempang dalam mempertahankan hak mereka atas tanah leluhur.

Komentar Via Facebook :