Pesan Paul Aktivis Asal Batam yang Ditangkap Polda Jatim, Jangan Takut Bersolidaritas!

Pesan Paul Aktivis Asal Batam yang Ditangkap Polda Jatim, Jangan Takut Bersolidaritas!

Paul Fakhrurrazi atau yang dikenal sebagai Kawan Paul aktivis asal Batam. (Facebook)

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews – Aktivis asal Batam, Paul Fakhrurrazi atau yang akrab disapa Kawan Paul, resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jawa Timur. Ia dituduh menghasut dan memicu kericuhan dalam demonstrasi di Kota Kediri pada 30 Agustus 2025 lalu. Paul, yang selama ini aktif berorganisasi di Yogyakarta, ditangkap di kediamannya di Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, pada Sabtu (27/9/2025) sekitar pukul 15.00 WIB.

Namun, sebelum penangkapannya, Paul sempat menuliskan pesan melalui secarik kertas dengan tulisan tangannya. Surat tersebut berisi ungkapan hati sekaligus pesan terakhirnya kepada sesama aktivis.

Dalam surat itu, Paul menulis:

"Dear teman-teman seperjuangan Penangkapan & penahanan terhadap saya telah direncanakan sejak 1 September 2025. Ironi dan sedih sebab skenario ini disusun dengan cermat oleh rezim agar rakyat tak lagi berani menyuarakan keresahannya. Tetapi ini juga membuktikan kita ada di jalan yang benar, mereka takut melihat anak muda berani menyuarakan kebenaran. Saya harap kita tak surut dalam bersuara, mempertebal solidaritas serta memperkuat keyakinan atas apa yang telah kita pilih. Waktunya gerakan rakyat bersatu & membangun garis batas terhadap mereka yang kompromi dengan rezim hari ini."

Surat tersebut ditulis pada 28 September 2025, sehari setelah ia diamankan aparat. Bagi rekan-rekannya, isi surat itu dianggap sebagai pesan moral agar gerakan yang selama ini mereka jalankan tidak berhenti meski Paul kini menghadapi proses hukum.

Yogi, rekan satu organisasi Paul di Rumah Rode Yogyakarta, membenarkan bahwa Paul berasal dari Batam dan dikenal sebagai sosok kritis.

"Iya, asli Batam. Dia orang yang sangat kritis dalam membela kebenaran. Kami juga satu organisasi dulu di Rumah Rode Yogyakarta," ujarnya kepada Batamnews, Selasa (30/9/2025).

Kini, surat tulisan tangan Paul tersebut menjadi sorotan dan ramai dibicarakan di kalangan aktivis. Banyak pihak menilai isi suratnya merupakan bentuk keteguhan sikap seorang anak muda yang memilih untuk tetap bersuara di tengah tekanan.

 

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :