Polsek Batam Kota Selidiki Begal Brutal di Taman Kolam BPJS Greenland, Pelaku Teridentifikasi
Polsek Batam Kota. (foto. istimewa).
Batam, Batamnews - Dua perempuan menjadi korban begal di Taman Kolam BPJS Greenland, Batam Kota, dini hari tadi, Rabu, 17 September 2025. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 01.00 WIB itu kini sedang diselidiki jajaran Unit Reskrim Polsek Batam Kota, Kepulauan Riau.
Kanit Reskrim Polsek Batam Kota, Iptu Bobby Ramadhana Fauzi, membenarkan pihaknya telah menerima laporan tersebut.
"Kami sudah menerima informasi tersebut, dan saat ini korban sudah dipanggil untuk membuat laporan ke Mapolsek Batam Kota," ujarnya.
Baca juga: Cabuli Anak Temannya Sendiri Usia 4 Tahun, Pria Paruh Baya di Batam Terancam 15 Tahun Penjara
Bobby juga menambahkan bahwa polisi telah mengidentifikasi para pelaku berdasarkan informasi awal dan rekaman video yang beredar.
"Kami masih melakukan penyelidikan, wajah terduga pelaku sudah terdeteksi," katanya.
Korban yang bernama Siti Fatimah menuturkan kronologi kejadian. Malam itu, ia dan temannya baru saja selesai makan malam di daerah Bengkong. Mereka lalu memutuskan untuk singgah sebentar di taman samping Kantor BPJS Greenland.
"Karena lihat masih ada orang lain juga duduk di sana, kami merasa cukup aman," ujar Siti.
Namun, rasa aman itu sirna dalam sekejap. Belum sempat mereka memilih tempat duduk, dua sepeda motor tiba-tiba melintas berulang kali. Satu motor berjenis Beat berwarna merah putih dengan plat BP 3323 BH, dan satu lagi motor Jupiter tanpa plat.
"Dua motor itu lewat dua kali. Tak lama, empat sampai lima orang turun dari motor. Mereka langsung melakukan tindakan kekerasan dan berusaha merampas barang kami," jelas Siti.
Baca juga: Polsek Batuampar Tangkap Pria Cabul Pasang Kamera CCTV di Toilet Kosan Sungai Jodoh
Siti dan temannya sempat mendapat pukulan dari para pelaku. Beruntung, mereka berhasil melepaskan diri dan lari sambil berteriak meminta tolong ke arah pemukiman warga yang tak jauh dari lokasi.
"Teriak minta tolong sambil lari, untung ada warga yang dengar," tuturnya.
Penyelidikan untuk menangkap para pelaku masih terus dilakukan polisi.

Komentar Via Facebook :