Proyek IPAL PT Hansol Rusak Rumah Warga di Batam, Lurah Tegur Subkontraktor

Proyek IPAL PT Hansol Rusak Rumah Warga di Batam, Lurah Tegur Subkontraktor

Lurah Taman Baloi, Kecamatan Batam Kota, Harry Andriano, Lakukan Pemanggilan Terhadap Perusahaan Hansol dan Subkontraktor, di Balai Pertemuan Kantor Lurah Taman Baloi, Jumat (12/09/2025) sore. (foto. batamnews.co.id).

Nurjali

Batam, Batamnews - Proyek pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dikerjakan PT Hansol di Perumahan Kembang Sari, Taman Baloi, Batam, kembali menuai keluhan. Warga setempat mengeluhkan kerusakan pada struktur rumah mereka akibat pengerjaan proyek yang dinilai asal-asalan.

Salah satu warga yang terdampak mengungkapkan kekhawatirannya. "Tembok pagar dibongkar. Pagar rumah saya sekarang berisiko roboh karena tembok penyangganya dihancurkan untuk pengerjaan IPAL," ujarnya.

Merespons keluhan tersebut, Lurah Taman Baloi, Harry Andriano, mengambil langkah dengan memanggil semua pihak terkait untuk melakukan evaluasi. Pertemuan itu dihadiri oleh Bhabinkamtibmas Polsek Batam Kota, Ketua RT setempat, perwakilan PT Hansol, serta pihak subkontraktor.

Baca juga: Proyek IPAL PT Hansol Rusak Rumah Warga di Kembang Sari

"Kami sudah memberikan teguran dan meminta agar kerusakan segera diperbaiki dan keluhan warga diselesaikan," tegas Andriano. 

Ia juga menekankan pentingnya komunikasi yang baik dan menjaga situasi yang kondusif selama proyek berlangsung.

Di sisi lain, perwakilan subkontraktor PT Hansol menyatakan kesanggupannya untuk memperbaiki segala kerusakan yang terjadi. 

"Iya, Pak. Besok kita akan perbaiki bangunan yang rusak dampak dari pengerjaan IPAL ini," janjinya.

Proyek IPAL Batam ini merupakan pekerjaan PT Hansol, perusahaan asal Korea Selatan, yang danainya berasal dari pinjaman lunak negara tersebut. 

Baca juga: PT Rigspek Perkasa Membangkang, DPRD Batam Geram dan Ancam Jalur Hukum

Proyek yang bertujuan meningkatkan pengelolaan limbah di kawasan Batam Centre ini seharusnya selesai pada 2020, namun berkali-kali molor. Target terbaru adalah Oktober 2025, dan per Juli 2025 progresnya dilaporkan mencapai 98 persen.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :