Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Kepri Gelar Aksi Tuntut Hak 60 Tenaga Keamanan PT McDermott

Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Kepri Gelar Aksi Tuntut Hak 60 Tenaga Keamanan PT McDermott

Aliansi Pemuda dan  Mahasiswa di Kepulauan Riau (Kepri) menggelar aksi demonstrasi menuntut hak pekerja PT McDermott Indonesia pada Selasa (9/9/2025).

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews - Aliansi Pemuda dan  Mahasiswa di Kepulauan Riau (Kepri) menggelar aksi demonstrasi menuntut hak pekerja PT McDermott Indonesia pada Selasa (9/9/2025). Aksi yang berlangsung di depan Gedung DPRD Kota Batam ini menyoroti nasib sekitar 60 tenaga keamanan yang belum menerima kompensasi kerja selama dua tahun terakhir.

Koordinator Umum Aksi, Rizki Firmanda, menjelaskan bahwa unjuk rasa ini merupakan bentuk keprihatinan terhadap kondisi para pekerja yang hak-haknya belum terpenuhi. Menurutnya, aspirasi ini telah disampaikan berulang kali namun belum mendapat penyelesaian yang memuaskan.

"Jadi hari ini, saya tadi mau menyampaikan aspirasi di kantor DPRD di kota Batam. Aspirasi ini sudah 3 kali, sudah 4 kali RDP (Rapat Dengar Pendapat), 3 kali RDP yang tadi lah yang keempat. Orangnya yang di RDP itu pejabatnya berbeda-beda terus, jadi penyelesaian permasalahan ini gak tetap jumpa," ungkap Rizki Firmanda.

Selain masalah kompensasi, para demonstran juga menyoroti adanya pelanggaran lain berupa penggunaan kontrak kerja berbahasa Inggris tanpa terjemahan resmi ke bahasa Indonesia. Praktik ini dinilai bertentangan dengan UU Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bahasa serta Perpres Nomor 63 Tahun 2019.

Aliansi mahasiswa juga mengkritik kinerja Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam yang dianggap gagal menjalankan fungsi pengawasan terhadap perusahaan multinasional tersebut.

Dalam aksi tersebut, para demonstran berhasil bertemu langsung dengan Ketua DPRD Kota Batam. Rizki Firmanda menyampaikan bahwa pimpinan dewan telah memberikan respons positif terhadap aspirasi yang disampaikan.

"Jadi tadi kita langsung ditemui oleh Ketua DPRD di Batam, beliau tadi berkomunikasi bersama bahwa ini jadi tugas kita bersama," tambah Rizki Firmanda.

Aksi demonstrasi tidak hanya dilakukan di satu lokasi. Para mahasiswa dan pemuda melakukan long march dari Gedung DPRD Kota Batam menuju Pengadilan Negeri Batam, dan berakhir di area Welcome to Batam, menunjukkan determinasi mereka dalam memperjuangkan hak-hak pekerja.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :