Amsakar Achmad Instruksikan Dishub dan Satlantas Tertibkan Kawasan Rawan Kecelakaan Tiban

Amsakar Achmad Instruksikan Dishub dan Satlantas Tertibkan Kawasan Rawan Kecelakaan Tiban

Wali Kota Batam Amsakar Achmad langsung mengambil langkah tegas dan responsif demi meminimalisir potensi kecelakaan di lokasi tersebut.

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews – Tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang berulang di kawasan lampu merah Tiban menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Batam. Menyikapi hal ini, Wali Kota Batam Amsakar Achmad langsung mengambil langkah tegas dan responsif demi meminimalisir potensi kecelakaan di lokasi tersebut.

Dalam keterangan persnya, Amsakar menegaskan bahwa kecelakaan di kawasan Tiban tidak bisa dibiarkan begitu saja. Ia langsung menghubungi Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Leo Putra, sesaat setelah kejadian terbaru di lokasi tersebut.

"Salah satu diantaranya adalah soal kecelakaan laka lantas. Waktu kejadian kemarin yang di Tiban, segera saya langsung kontak Pak Leo Putra, Kepala Dinas Perhubungan, agar turun ke lokasi," ungkap Amsakar.

Wali Kota juga menginstruksikan Dishub Batam untuk segera mengeluarkan surat edaran kepada seluruh penyedia jasa transportasi, terutama operator kendaraan berat seperti truk. Surat tersebut berisi kewajiban melakukan pemeriksaan rutin terhadap kondisi kendaraan sebelum dioperasikan.

Selain itu, Amsakar memerintahkan Dishub untuk meningkatkan koordinasi intensif dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Batam. Fokus koordinasi diarahkan pada peninjauan marka jalan dan rambu-rambu lalu lintas di kawasan rawan kecelakaan.

"Yang ketiga, kita minta berkoordinasi, Pak Kadis Perhubungan, berkoordinasi yang intens dengan Satlantas untuk memastikan marka-marka jalannya supaya sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh aturan," jelasnya.

Amsakar mengakui bahwa lokasi lampu merah Tiban memang memiliki karakteristik geografis yang rawan kecelakaan. Jalan menurun dari perbukitan menuju persimpangan lampu merah dinilai menjadi salah satu faktor utama penyebab seringnya insiden terjadi.

"Saya melihat memang di daerah itu selalu terjadinya berulang-ulang. Ini mungkin karena bukit, turunan di sana lalu ada lampu merah," kata Amsakar sambil menganalisis kondisi topografi kawasan tersebut.

Untuk menindaklanjuti masalah ini, Amsakar berencana menggelar diskusi dengan Wakil Wali Kota dan jajaran Satlantas guna mengevaluasi infrastruktur lalu lintas di Tiban. Evaluasi tersebut mencakup kebutuhan penambahan rambu, marka jalan, hingga rekayasa lalu lintas yang lebih aman.

"Nah, jadi kita perlu diskusi nih dengan rekan-rekan lantas, apa rambu-rambu dan marka jalan yang kita harus lengkapi lagi di sana agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan," tambahnya.

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemko Batam tidak tinggal diam dalam menghadapi persoalan keselamatan lalu lintas. Dengan upaya kolaboratif bersama Dishub dan Satlantas, diharapkan kecelakaan berulang di kawasan lampu merah Tiban dapat diminimalisir.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :