KSOP Batam Bantah Isu Penutupan Kapal Domestik Saat Aksi Mahasiswa
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam, Muhammad Takwim Masuku. (Foto: Tommy Purniawan/Batamnews)
Batam, Batamnews – Informasi berhentinya aktivitas kapal Domestik Tanjungpinang dan Tanjung Balai Karimun tujuan Batam, selama aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa hari ini, dibantah oleh Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam.
"Hingga saat ini tidak ada larangan atau penutupan berlayar kapal Domestik, semua masih berjalan seperti biasa," kata Muhammad Takwim Masuku, Senin (1/9) pagi.
Menurutnya, seluruh layanan transportasi laut domestik rute Batam–Tanjungpinang maupun Batam–Karimun tetap berjalan normal. Ia menegaskan, hingga kini belum ada instruksi resmi baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah terkait penutupan jalur laut tersebut.
"Kalau ada kebijakan khusus, pasti ada surat resmi yang kami terima dan disampaikan kepada masyarakat,” katanya.
Imbauan Jangan Percaya Hoaks
Takwim mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar tanpa dasar yang jelas. Ia menegaskan, segala bentuk kebijakan mengenai pelayaran akan selalu diumumkan melalui saluran resmi, baik dari KSOP maupun pihak pengelola pelabuhan.
"Sampai saat ini tidak ada surat resmi instansi terkait, kalau ada penutupan kita pasti diberitahukan," ujarnya.
Pengawasan Diperketat, Pelayaran Tetap Normal
Meski membantah isu penutupan, Takwim mengakui bahwa pengawasan di pelabuhan memang diperketat. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi dan pengendalian situasi, namun tidak berarti adanya penghentian layanan pelayaran.
“Pengawasan tetap berjalan, tetapi aktivitas pelayaran domestik tetap dibuka normal,” ujarnya.
KSOP Minta Masyarakat Tetap Tenang
KSOP Batam berharap masyarakat tetap tenang dan bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar.
"Semua pelayanan pelayaran domestik masih berjalan normal sesuai aturan yang berlaku,” katanya.
Dengan penegasan ini, KSOP Batam memastikan masyarakat dapat tetap beraktivitas menggunakan transportasi laut domestik tanpa hambatan, sekaligus menghindari kepanikan akibat informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Komentar Via Facebook :