Ratusan Personel TNI-Polri Dikerahkan Amankan Aksi Mahasiswa di Batam
Kapolresta Barelang Kombes Zaenal Arifin saat memberikan arahan kepada para demonstran. (Foto: istimewa)
Batam, Batamnews - Ratusan personel dari TNI dan Polri akan dikerahkan untuk mengamankan aksi mahasiswa yang turun ke jalan menyuarakan tujuh tuntutan pada Senin (1/9/2025). Dalam aksi ini, aliansi mahasiswa akan mendatangi Mapolda Kepri, Kantor DPRD, dan Pemko Batam.
Adapun tujuh tuntutan yang akan disuarakan mahasiswa meliputi penolakan kenaikan tunjangan DPR, desakan percepatan reformasi di tubuh Polri, dan pencopotan Kapolri.
Selain itu, mahasiswa juga meminta penyelesaian secara adil untuk korban ojek online sesuai prosedur hukum, penghapusan PBB yang dinilai memberatkan masyarakat, penghentian represifitas aparat terhadap mahasiswa dan masyarakat, pembebasan massa aksi yang ditahan di seluruh Indonesia, serta transparansi dalam pembentukan dan pembahasan RKUHP yang dinilai cacat secara formil.
Massa aksi akan berkumpul di pintu masuk Stadion Temenggung Abdul Jamal, kemudian bergerak menuju Mapolda Kepri, DPRD Kota Batam, hingga Pemko Batam. Diperkirakan sebanyak 300 mahasiswa akan turun, dengan membawa spanduk berisi tuntutan mereka.
Kapolresta Barelang Kombes Zaenal Arifin menyatakan kepolisian telah menyiapkan pengamanan secara menyeluruh. "Kita akan kawal aksi demonstrasi aliansi mahasiswa, dengan menurunkan ratusan anggota," ujarnya, Senin (1/9/2025) pagi.
Zaenal menambahkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan TNI untuk mendukung pengamanan. Total personel yang diterjunkan sebanyak 480 orang, terdiri dari 300 personel Polresta Barelang, 118 personel Polda Kepri, serta 62 personel TNI.
Meski aksi ini akan melibatkan jumlah massa yang cukup besar, Zaenal menegaskan bahwa kepolisian tetap menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum sesuai undang-undang. Ia berharap agar demonstrasi dapat berjalan dengan aman dan tertib.
“Kami akan mengawal aksi ini agar tetap kondusif. Silakan menyampaikan aspirasi, tapi jangan sampai mengganggu kenyamanan warga lainnya,” tegasnya.

Komentar Via Facebook :