Kebakaran Hanguskan Rumah Kayu di Lorong Bunyu Tanjungpinang, 20 Personel Damkar Dikerahkan
Video kebakaran di lorong bunyu atau lorong nias.
Tanjungpinang, Batamnews – Satu unit rumah kayu tidak berpenghuni di Jalan Pramuka, Lorong Bunyu, atau Lorong Nias, Kelurahan Tanjung Ayun Sakti, Kecamatan Bukit Bestari, hangus terbakar pada Senin, 25 Agustus 2025 sore. Peristiwa tersebut diduga kuat disebabkan oleh korsleting listrik dan tidak menimbulkan korban jiwa.
Kebakaran pertama kali diketahui warga sekitar pukul 16.50 WIB saat melihat kepulan asap hitam membubung dari atap rumah. Warga kemudian berupaya memadamkan api sembari melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tanjungpinang.
Ridho, seorang warga yang lokasi rumahnya berjarak dua lorong dari kejadian, turut serta dalam upaya pemadaman awal. “Tadi kami padamkan dengan menyiram air lewat atap yang kami jebol,” ujarnya.
Baca juga: Gubernur Ansar Ahmad Mau Ngutang Rp110 Miliar ke Bank BRK untuk Tahun 2026
Ridho, menyatakan api pertama kali terlihat dari dalam rumah yang sudah lama kosong. Dugaan sementara penyebabnya adalah arus pendek (korsleting) listrik.
Kepala Seksi Pemadam Kebakaran, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana, Dery Ambari, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan pada pukul 17.00 WIB. Tim gabungan pun segera diterjunkan ke lokasi.
“Kami menurunkan dua unit mobil dari Pos Sukaberenang, ditambah armada dari Pos Bintan Center, serta suplai air dari BPBD Tanjungpinang. Sekitar 20 personel dikerahkan,” jelas Dery.
Karena lokasi kebakaran berada di permukiman padat penduduk dengan rumah yang saling berdekatan, petugas langsung memfokuskan pemadaman pada titik pusat api dan mengamankan rumah di sebelah kanan dan kiri untuk mencegah penyebaran.
Dery menambahkan bahwa di dalam rumah kosong tersebut terdapat beberapa barang yang diduga menjadi bahan bakar api, seperti sebuah genset, brankas berisi dokumen lama, serta tumpukan pakaian dan kasur bekas.
“Saat proses pemadaman, api sempat kembali membesar karena banyaknya material mudah terbakar di bawah. Kami lakukan pembongkaran dan pendinginan agar tidak timbul api lagi,” ungkapnya.
Baca juga: Realiasi Pajak Kendaraan Batam Tembus 74%, Wali Kota Targetkan 100% di Akhir Tahun
Operasi pemadaman melibatkan gabungan kekuatan dari 20 personel Damkar, 20 anggota Polsek, 10 personel BPBD, 1 Babinsa, serta sekitar 30 warga masyarakat dengan didukung tiga unit mobil Damkar.
Beruntung, insiden ini tidak menelan korban jiwa. Penyebab pasti kebakaran masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Komentar Via Facebook :