Kronologi Lengkap Kecelakaan Kerja Ignasius Foreman PT LOI Menurut Management

Kronologi Lengkap Kecelakaan Kerja Ignasius Foreman PT LOI Menurut Management

Tim Gabungan Basarnas, Polairud, Pos AL Sagulung, serta dibantu nelayan setempat. Berhasil menemukan Ignasius 18 jam setelah korban terjatuh saat bekerja di PT Lestari Ocean Indonesia, Selasa (19/8) pagi sekitar pukul 09.30 WIB. Foto : Tommy Purniawan

Nurjali

Batam, Batamnews – PT Lestari Ocean Indonesia (LOI) menyampaikan kronologi lengkap terkait kecelakaan kerja yang menewaskan Ignasius (43), seorang Foreman Launching di perusahaan tersebut. 

Peristiwa ini berawal pada Jumat, 15 Agustus 2025, dan berakhir dengan penemuan jenazah korban pada Selasa, 19 Agustus 2025.

Menurut Operational Manager PT LOI, Ali Basyir, kejadian bermula dari proses peluncuran tongkang Oceania 300 pada Jumat, 15 Agustus 2025 sekitar pukul 15.00 WIB. Seluruh tahapan peluncuran yang dipimpin oleh Ignasius berjalan lancar dan aman. 

Usai peluncuran, tim mendapati satu ban launching (balon penyangga) yang terperangkap di bawah tongkang. Pencarian yang rencananya dilanjutkan keesokan harinya karena kondisi yang tidak memungkinkan.

Baca juga: Kecelakaan Kerja di PT Citra Shipyard Batam, Pekerja Tewas Usai Alami Kejang

Pada Sabtu, 16 Agustus 2025, upaya pencarian dipimpin langsung oleh Ignasius dengan berbagai metode, termasuk menggunakan excavator, namun tidak membuahkan hasil. 

Pencarian dilanjutkan pada Senin, 18 Agustus 2025 dengan menggunakan pipa paralon, tetapi ban tetap tidak ditemukan. Manajemen kemudian memutuskan untuk memanggil vendor ahli selam sebagai langkah berikutnya.

Sebelum tim ahli selam tiba, Ignasius diduga berinisiatif untuk menyelam sendiri tanpa menggunakan peralatan selam, tali pengaman, dan tanpa berkoordinasi dengan petugas K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Rekan kerjanya, Roni, telah menegur dan melarangnya karena tindakan tersebut sangat berisiko, namun Ignasius bersikeras.

"Ali Basyir menjelaskan, pada penyelaman pertama, Ignasius sempat muncul ke permukaan. Namun, saat mencoba untuk kedua kalinya, ia tidak kunjung terlihat," ujarnya pada Kamis, 21 Agustus 2025.

Kejadian itu memicu kepanikan. Pencarian segera dilakukan oleh rekan-rekan kerjanya, sementara perusahaan menghubungi Basarnas. Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polairud, Pos AL Sagulung, dan nelayan setempat turun langsung. Pencarian sempat terhambat akibat kondisi air yang keruh.

Jenazah Ignasius akhirnya berhasil ditemukan pada Selasa, 19 Agustus 2025 pukul 09.30 WIB, tidak jauh dari lokasi kejadian. Jenazah kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan autopsi, disemayamkan di rumah duka, dan dimakamkan keesokan harinya, Rabu, 20 Agustus 2025, di TPU Sei Temiang.

PT LOI menegaskan bahwa seluruh proses dari pencarian, autopsi, hingga pemakaman didampingi langsung oleh Ali Basyir. Perusahaan juga berkomitmen penuh untuk memberikan hak-hak ahli waris almarhum sebagai bentuk tanggung jawab moral dan hukum.

“Atas nama manajemen PT Lestari Ocean Indonesia serta seluruh karyawan, kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” pungkas Ali Basyir.

Baca juga: Ditangkap KPK, Siapa Immanuel Ebenezer? Dari Relawan Joman hingga Wamenaker

Di sisi lain, keluarga korban yang diwakili oleh Robert menyampaikan sejumlah kejanggalan. Keluarga menduga Ignasius bukan meninggal karena terjatuh saat bekerja, tetapi dipaksa oleh atasan untuk menyelam mencari ban yang tersangkut.

"Karena didesak mencari balon itulah, kakak saya berusaha mencari karena merasa tanggung jawab. Saat menyelam, ia tidak menggunakan alat keselamatan," kata Robert pada Rabu, 20 Agustus 2025.

Robert juga mengklaim bahwa keluarga sempat dihalangi oleh sekuriti untuk masuk ke area galangan kapal pada malam pencarian. Ia berharap kepolisian dapat mengusut tuntas kasus ini dan memberikan keadilan bagi keluarga.

Saat ini, penanganan kasus telah dilimpahkan ke Sat Reskrim Polresta Barelang untuk penyelidikan lebih lanjut.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :