Ditangkap KPK, Siapa Immanuel Ebenezer? Dari Relawan Joman hingga Wamenaker

Ditangkap KPK, Siapa Immanuel Ebenezer? Dari Relawan Joman hingga Wamenaker

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Haholu, yang akrab disapa Noel.  (Dok. IG)

Nurjali

Jakarta, Batamnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi telah melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Haholu, yang akrab disapa Noel. 

Ini merupakan kali pertama seorang pejabat Kabinet Pemerintahan Prabowo-Gibran terjaring operasi KPK. Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, membenarkan informasi tersebut pada Kamis, 21 Agustus 2025. 

"Benar," kata Marwata kepada awak media, meski belum merinci perkara yang diduga menjerat Noel maupun pihak lain yang ikut diamankan dalam operasi tersebut. 

KPK memiliki waktu 1x24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status tersangka dan melanjutkan kasus ke tahap penyidikan.

Baca juga: Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Terjaring OTT KPK

Figur yang ditangkap KPK ini memiliki profil politik yang cukup unik dan berliku. Immanuel Ebenezer atau Noel adalah politikus Partai Gerindra yang baru saja dilantik sebagai Wamenaker oleh Presiden Prabowo Subianto pada Minggu, 20 Oktober 2024. 

Sebelum menduduki jabatan strategis tersebut, ia dikenal sebagai Ketua Umum Kelompok Relawan Prabowo Mania, yang aktif mendukung Prabowo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Perjalanan politik Noel dikenal sangat berubah-ubah dan sering kali dikaitkan dengan dukungannya pada berbagai kubu. 

Pada Pilpres 2019, ia justru berada di kubu yang berseberangan. Saat itu, Noel adalah pendukung setia Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin. Ia bahkan mendirikan dan memimpin organisasi Relawan Jokowi Mania (Joman).

Memasuki tahun 2023, ia sempat beralih dengan mendukung calon presiden dari PDIP, Ganjar Pranowo, dengan mendirikan relawan Ganjar Pranowo Mania. Namun, dukungannya tidak bertahan lama. 

Pada Februari 2023, ia membubarkan kelompok relawan tersebut dan memutuskan untuk kembali mendukung Prabowo Subianto, yang akhirnya membawanya menjadi Ketua Umum Relawan Prabowo Mania.

Selain di dunia politik praktis, Noel juga pernah menjabat di sektor Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Pada Juni 2021, ia dilantik oleh Menteri BUMN Erick Thohir sebagai Komisaris Utama PT Mega Eltra, anak perusahaan PT Pupuk Indonesia. 

Namun, masa jabatannya hanya bertahan sekitar satu tahun. Pada Maret 2022, Erick Thohir memberhentikannya secara tidak terduga.

Baca juga: BREAKING NEWS: Hasil Uji DNA Tunjukkan Ridwan Kamil Bukan Ayah Biologis Anak Lisa Mariana

Pemberhentian itu diduga kuat terkait dengan keterlibatannya sebagai saksi dalam persidangan mantan Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI), Munarman. Dalam kesaksiannya, Noel menyatakan bahwa Munarman bukanlah seorang teroris. Pernyataan itu menuai kontroversi dan kritik tajam dari berbagai kalangan.

Penangkapan Noel oleh KPK menjadi pukulan besar bagi kabinet yang belum lama dilantik. Publik kini menunggu perkembangan lebih lanjut dari KPK mengenai kasus yang melatarbelakangi OTT terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan tersebut.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :