Pencarian Nelayan Misran yang Hilang di Perairan Busung Diperluas dengan Drone
Kapolres Bintan, AKBP Yunita Stevani meninjau langsung proses pencarian nelayan yang hilang di laut.
Bintan, Batamnews – Satpolairud Polres Bintan bersama tim gabungan bergerak cepat melakukan operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang diduga jatuh atau tenggelam di perairan Busung.
Insiden tersebut terjadi pada Senin malam 18 Agustus 2025, dan pencarian masih terus intensif dilakukan hingga berita ini diturunkan.
Kapolres Bintan, AKBP Yunita Stevani, melalui Kasat Humas Polres Bintan, IPTU Hotma P. Bako, membenarkan adanya operasi tersebut. Korban yang dicari adalah seorang warga Desa Busung yang dilaporkan hilang saat sedang melaut untuk menangkap udang.
Baca juga: Tim SAR Gabungan Kembali Usut Laut Terkulai Cari Nelayan Bintan yang Jatuh dari Pompong
“Saat ini Tim gabungan yang terdiri dari Satpolairud Polres Bintan, Ditpolairud Polda Kepri, BASARNAS Tanjung Pinang, PPLP Tanjung Uban, Bhabinkamtibmas, serta kelompok nelayan dari Desa Busung dan Desa Kuala Sempang terus melakukan pencarian terhadap korban berinisial M (48) sejak Senin malam, 18 Agustus 2025,” jelas IPTU Hotma, Rabu, 20 Agustus 2025.
Kronologi hilangnya korban (M) berawal dari temuan seorang nelayan lain, Ujang, yang melihat kejadian mencurigakan.
“Saya pergi ke laut untuk mencari udang. Di perjalanan, saya melihat sebuah kapal boat berputar-putar di tengah laut dengan kondisi mesin hidup, namun tidak ada pengemudinya. Langsung saja saya melaporkan kepada masyarakat via telepon,” ujar Ujang yang menemukan kapal korban dalam keadaan kosong.
Berbagai upaya telah dikerahkan oleh tim gabungan untuk menemukan M. Pencarian difokuskan di seputar lokasi tempat kapalnya ditemukan, menyisir area pantai terdekat, dan bahkan menggunakan teknologi drone untuk memperluas jangkauan pencarian dari udara. Seluruh pihak berharap korban dapat segera ditemukan.
Baca juga: Nelayan Bintan, Misran, Hilang Usai Jatuh dari Pompong di Perairan Pulau Terkulai
Menyikapi insiden ini, Kapolres Bintan juga mengeluarkan imbauan keselamatan. Masyarakat Kabupaten Bintan, khususnya para nelayan, dihimbau untuk selalu berhati-hati saat melaut dengan memprioritaskan keselamatan dan memerhatikan perkiraan cuaca dari BMKG.
“Hal ini guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Saat cuaca buruk dan tidak memungkinkan, diharapkan untuk tidak melaut demi keselamatan. Apabila menemukan kejadian, segera laporkan kepada pihak berwajib agar dapat segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.

Komentar Via Facebook :