Tim SAR Gabungan Kembali Usut Laut Terkulai Cari Nelayan Bintan yang Jatuh dari Pompong
SAR Tanjungpinang
Bintan, Batamnews – Tim SAR gabungan dari berbagai instansi masih melanjutkan operasi pencarian terhadap Misran (47), Ketua RT 2 Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, yang dilaporkan hilang sejak Senin, 18 Agustus 2025 malam.
Hingga Rabu, 20 Agustus 2025 siang, upaya pencarian belum membuahkan hasil. Pencarian yang telah memasuki hari kedua ini dipusatkan di sekitar Perairan Pulau Terkulai dan pesisir pantai Desa Busung.
Tim gabungan yang terdiri dari kepolisian, Basarnas, Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PPLP) Tanjunguban, serta warga setempat, berjibaku menelusuri lautan demi menemukan nelayan yang diduga terjatuh dari pompong (perahu)nya itu.
Baca juga: Serving The Villager Bintan Raih Prestasi Nasional, Lolos Jadi Finalis KIPP 2024
Sekretaris BPBD Kabupaten Bintan, Agus Ariyadi, yang akrab disapa Adi, mengonfirmasi bahwa pencarian telah dimulai sejak dini hari Selasa, 19 Agustus 2025 namun belum membuahkan hasil hingga pagi ini.
"Tim gabungan dan nelayan memperluas pencarian hingga di laut paling luar. Mohon doanya, semoga korban segera ditemukan pada siang hingga sore hari," ujar Adi saat dikonfirmasi pada Rabu.
Ia juga berharap cuaca cerah dapat mendukung kelancaran proses pencarian. Sementara itu, Kepala Pangkalan PLP Tanjunguban, Sugeng Riyono, menegaskan komitmen pihaknya dalam operasi tersebut.
"Kami telah mengerahkan armada untuk melakukan pencarian dan kami masih dalam proses pencarian," kata Sugeng.
Kepergian Misran berawal dari insial pada Senin malam sekitar pukul 22.00 WIB. Ia dilaporkan hilang saat sedang menjaring ikan di Perairan Pulau Terkulai.
Baca juga: Nelayan Bintan, Misran, Hilang Usai Jatuh dari Pompong di Perairan Pulau Terkulai
Informasi dari warga setempat menyebutkan, pompong yang digunakan oleh Misran ditemukan berlayar sendiri tanpa nahkoda, mengindikasikan ia terjatuh ke laut.
Di lokasi kejadian, suasana haru dan kecemasan menyelimuti keluarga serta warga Desa Busung. Mereka memadati area jembatan yang berbatasan langsung dengan laut, sebagian berdiri mematung sambil menatap ke hamparan air laut, berharap muncul keajaiban dan kabar baik tentang ketua RT mereka yang hilang.
Operasi pencarian terus dilanjutkan secara intensif dengan harapan Misran dapat ditemukan dalam keadaan selamat.

Komentar Via Facebook :