Plt Sekda Batam Tindaklanjuti Dugaan Lurah di Sekupang Jarang Masuk Kantor dan Terlilit Utang

Plt Sekda Batam Tindaklanjuti Dugaan Lurah di Sekupang Jarang Masuk Kantor dan Terlilit Utang

Ilustrasi

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firman, menindaklanjuti laporan terkait oknum lurah berinisial M di Kecamatan Sekupang yang diduga jarang masuk kantor dan terlilit utang dalam jumlah besar.

Firman mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan ke sejumlah instansi terkait dan menemukan indikasi lurah tersebut memang kerap absen.

“Kita sudah cek dan sudah ada gambaran. Informasi yang saya terima, memang yang bersangkutan jarang di kantor,” ujar Firman kepada batamnews.co.id, Jumat (15/8/2025).

Ia menambahkan, pihaknya telah menginstruksikan agar lurah M segera dipanggil untuk dimintai keterangan resmi.

“Iya, saya sudah arahkan untuk yang bersangkutan dipanggil, supaya bisa dibuat berita acara,” tegasnya.

Sebelumnya, batamnews.co.id memberitakan dugaan bahwa lurah M jarang hadir di tempat tugasnya dan memiliki permasalahan keuangan serius. Sejumlah pihak yang mengaku pernah meminjamkan uang kepadanya bahkan sudah mencarinya hingga ke kantor kelurahan, namun tak pernah bertemu.

“Oknum lurah ini infonya banyak masalah, terutama soal utang. Orang yang meminjaminya sudah mencari ke kantornya, tapi tidak ada. Kabarnya, tempat tinggalnya juga sudah pindah,” ungkap seorang narasumber yang enggan disebutkan namanya, Rabu (13/8/2025).

Menanggapi hal ini, Firman menegaskan akan berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Batam untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

“Terima kasih informasinya, saya akan cek melalui BKPSDM terlebih dahulu,” kata Firman.

Ia juga memastikan, jika dugaan ini terbukti, pihaknya akan mengusulkan sanksi tegas sesuai peraturan yang berlaku.

“Kalau benar, tentu kami akan mengusulkan kepada pimpinan untuk dijatuhi hukuman disiplin,” pungkasnya.

Sementara itu, camat yang membawahi lurah M belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan ini. Kasus ini kini menjadi perhatian publik, mengingat jabatan lurah merupakan ujung tombak pelayanan pemerintahan di tingkat kelurahan.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :