Kota Tercantik Kedua di Eropa
Istana di Vienna.
Oleh: Abang Mat
Banyak orang umumnya tau dan sama-sama sepakat bahwa Paris adalah kota tercantik di Eropa, bahkan di dunia. Sebuah kota yang terletak di benua Eropa, benua yang berisi kota-kota cantik dan bersejarah. Gedung-gedungnya, jalan-jalannya, daerah-daerahnya, dan yang paling membuat Paris terlihat mempesona adalah kilauan cahaya menaranya di malam hari yang tak ada bandingannya dengan kota-kota manapun di sudut bumi. Tapi, apa pernah kita tau kota kedua tercantik di Eropa?... setelah Paris. Apa? ...
Banyak orang biasanya akan mengatakan London, Venezia, atau Praha. Sebagian yang lain mengatakan Brussels dan Edinburg, adalah yang tercantik. Semua jawaban ini sering berganti-ganti di dapati untuk pertanyaan ini tapi tak ada yang betul-betul tau pasti kebenarannya. Sebenarnya hampir semua kota di Eropa itu cantik-cantik tapi karena terlalu banyak yang cantik, jadi untuk mengetahui mana yang tercantik atau mana yang lebih cantik, maka perlu betul-betul diketahui. Cantiknya itu cantik, lumayan cantik, atau sangat cantik.
Jadi, kota apa yang tercantik setelah Paris?... Saya dulu sempat menyimpulkan bahwa Praha adalah yang tercantik di Eropa setelah Paris. Tapi setelah sekian lama mempelajari akhirnya kesimpulan saya berubah. Dalam pandangan saya selama berbelas tahun mendalami, akhirnya saya mendapati kenyataan dengan penuh kepastian bahwa kota tercantik kedua di Eropa adalah Vienna. Kota yang bergelar imperial city, warisan dinasti habsburg. Tak ada satu pun kota besar di benua biru yang mampu menandingi kecantikan Paris selain Vienna. Apalagi kota ini diuntungkan dengan masyarakatnya yang sehari-hari bercakap dengan bahasa Jerman, membuat kota ini terasa semakin sempurna.
Di Vienna kita bisa merasakan nuansa kerajaan seperti dalam cerita-cerita di negeri dongeng. Aura itu bisa langsung kita rasakan bahkan saat kita baru hanya melihat video-videonya. Misalnya saat kereta kuda yang membawa bangsawan habsburg berkeliling istana. Arsitektur klasik gedung-gedung bergaya gothic, renaissans, dan baroque di kota ini menjadi pendukung utama kecantikan kota ini, yang dibuat dengan penuh kasih sayang. Gedung balai kota, museum-museum hebat, gereja-gereja tua, rumah seniman agung mozart, dan taman-taman yang menyenangkan pandangan adalah tempat-tempat utama yang tak boleh terlupakan saat sedang berada di kota yang dilewati sungai donau ini.
Selain dipenuhi gedung-gedung yang cantik, yang di antaranya adalah kedai kopi dan kedai kerajinan tangan yang sudah dikelola setiap keluarga selama lebih dari tujuh generasi, kota ini juga dihiasi dengan banyaknya istana yang sangat cantik. Tiga istana utama di kota ini adalah istana schonbrunn, istana hofburg, dan istana belvedere. Bahkan kalau kita beruntung, kita bisa merasakan langsung konser musik klasik dari banyak tempat saat sedang berpetualang. Ditambah lagi dengan iringan musik-musik lain yang membuat nuansa kota ini semakin hidup. Dari sini kita bisa membayangkan tiga ratus tahun yang lalu saat mozart dan johan strauss menghibur keluarga bangsawan austria di istana setiap minggunya.
Dari sisi arsitektur, bahasa, dan sejarah, dua kota ini adalah seimbang. Satu-satunya hal yang membuat Vienna tak sementereng Paris adalah Vienna tak ada monumen seperti menara eiffel, yang menjadi lambang kemenangan Paris. Padahal Vienna juga adalah kota yang romantis. Tapi ketiadaaan ini terlupakan dengan adanya kereta cantik yang rutin berjalan ke sekeliling kota setiap harinya, yang membuat vienna terasa semakin romantis. Jadi, terjawab sudah pertanyaan yang jarang disadari kenyataannya oleh banyak orang selama ini, Vienna adalah kota tercantik di Eropa setelah Paris. Tak ada keraguan untuk kenyataan ini.
Tak sesemak Istanbul dan tak semisterius Praha. Vienna adalah karya seni yang sempurna, yang terlihat betul-betul dibuat oleh orang-orang jenius pada masanya. Yang dikerjakan dengan penuh kecintaan dan kebanggaan tanpa harus bertemu batas waktu. Tak salah apabila sejak dulu banyak orang menganggap kota yang istimewa ini sebagai pusat budaya Eropa. Kapan saja di sepanjang tahun Vienna selalu mengesankan, dan akhir tahun adalah waktu terideal untuk bersenang-senang di kota ini. Singkat cerita, Vienna adalah satu dari lima kota yang wajar menjadi tujuan utama saat di Eropa.
Penulis merupakan seorang europhile dan pembaca majalah bobo di waktu kecil. Kedai buku dan perpustakaan adalah dua tempat kegemarannya.
Komentar Via Facebook :