Polsek Daik Lingga Beri Pembekalan Bahaya Narkoba dan Pembinaan Karakter di SMK Negeri 2 Lingga
Dalam rangka Masa Orientasi Siswa (MOS), Polsek Daik Lingga melaksanakan kegiatan pembekalan dan pembinaan kepada siswa-siswi baru SMK Negeri 2 Lingga, Kecamatan Lingga.
Lingga, Batamnews – Dalam rangka Masa Orientasi Siswa (MOS), Polsek Daik Lingga melaksanakan kegiatan pembekalan dan pembinaan kepada siswa-siswi baru SMK Negeri 2 Lingga, Kecamatan Lingga. Kegiatan ini digelar pada Senin, 21 Juli 2025 pukul 09.00 WIB di aula sekolah, dengan tujuan memberikan pemahaman kepada pelajar tentang bahaya narkoba serta membentuk karakter disiplin sejak dini.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolsek Daik Lingga AKP Mayson bersama Ps Kanit Reskrim Bripka Yosman G.T Simangunsong, serta dua personel Banit Binmas yakni Bripda Qeis Maula Huda dan Bripda M. Hasbi Ashadiqqi. Kehadiran personel Polsek disambut baik oleh pihak sekolah, dan para siswa mengikuti kegiatan dengan antusias.
Adapun materi yang disampaikan mencakup bahaya penggunaan narkoba, penanaman kedisiplinan sebagai bentuk tanggung jawab terhadap norma dan nilai sosial, serta pemahaman dampak negatif kenakalan remaja dan cara menghindarinya. Penyuluhan ini bertujuan membentuk siswa-siswi yang berperilaku baik dan taat aturan.
Para petugas juga menjelaskan secara rinci dampak buruk narkoba bagi masa depan generasi muda. "Narkoba adalah musuh bersama yang merusak masa depan anak-anak bangsa. Sekali saja mencoba, bisa menjadi awal dari kehancuran fisik, mental, bahkan masa depan seorang pelajar," imbuh Kapolsek Daik, AKP Mayson.
Selain itu, siswa diimbau untuk tidak menggunakan kendaraan bermotor jika belum cukup umur serta diminta untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. AKP Mayson juga memberikan motivasi khusus kepada para siswa. “Kami hadir untuk memberikan motivasi kepada adik-adik semua agar tumbuh sebagai generasi yang berani mengatakan tidak pada narkoba, menjunjung tinggi disiplin, dan mencintai bangsa. Semoga pembinaan ini menjadi bekal berharga dalam menempuh pendidikan ke depan,” tambahnya.
Kapolsek juga menegaskan bahwa kenakalan remaja saat ini tidak hanya sebatas bolos sekolah atau tawuran, tetapi sudah menyentuh hal-hal serius seperti penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, hingga pelanggaran hukum lainnya. Ia mengingatkan bahwa masa remaja sangat rentan terhadap pengaruh negatif lingkungan.
“Saya mengajak seluruh siswa untuk memanfaatkan masa orientasi ini sebagai titik awal membentuk karakter yang baik. Hindari perilaku menyimpang, patuhi aturan sekolah, dan bangun masa depan dengan hal-hal yang positif. Karena masa depan kalian dimulai dari sekarang,” tegas Kapolsek Daik dengan penuh motivasi.
Kegiatan ini memberikan hasil positif, di mana materi yang disampaikan mampu memotivasi siswa serta memberikan edukasi yang membangun. Kehadiran polisi di lingkungan sekolah juga meningkatkan kepercayaan siswa terhadap institusi kepolisian, yang hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra pembinaan generasi muda.

Komentar Via Facebook :