Samsung Galaxy Watch 8: Canggih tapi "Running Coach"-nya Bikin Kecewa?

Samsung Galaxy Watch 8: Canggih tapi "Running Coach"-nya Bikin Kecewa?

Samsung Galaxy Watch 8.

Nurjali

Batam, Batamnews - Samsung Galaxy Watch 8 hadir dengan segudang fitur canggih, mulai dari asisten AI Gemini hingga sensor kesehatan terbaru. Namun, bagi seorang pelari berpengalaman seperti saya, fitur Running Coach-nya justru meninggalkan rasa kecewa.  

Sebagai pelari dengan pengalaman 20 tahun (termasuk empat half marathon dan berbagai lomba 5K dan 10K), saya berharap bisa mendapatkan rekomendasi latihan yang sesuai dengan level saya. 

Sayangnya, Running Coach di Galaxy Watch 8 justru menempatkan saya di level beginner dengan rencana latihan dasar—bahkan setelah saya menyelesaikan tes lari awal dengan kecepatan 9:45 per mil.  

Baca juga: YouTube Perbarui Kebijakan Monetisasi, Konten Tidak Otentik Tidak Lagi Dapat Uang

Yang lebih mengejutkan, rekan kerja saya yang tidak terbiasa lari dan hanya berjalan selama tes, malah mendapat rencana latihan yang sama persis. Ini memunculkan pertanyaan: seberapa personalized-kah fitur ini sebenarnya?  

Meski demikian, fitur ini masih mungkin berkembang seiring pembaruan software. Namun, untuk saat ini, Running Coach terasa seperti kesempatan yang terlewat untuk menjadikan Galaxy Watch 8 sebagai pendamping latihan yang ideal.  

Di luar kekecewaan pada Running Coach, Galaxy Watch 8 tetap menjadi salah satu smartwatch Wear OS terbaik di pasaran. Kehadiran Gemini, asisten AI Google, menjadi salah satu keunggulan utama. Perintah suara bekerja dengan baik, bahkan tanpa headphone.  

Selain itu, Galaxy Watch 8 juga menawarkan:  

  • Layar super terang
  • Sensor BioActive terbaru untuk pemantauan kesehatan yang lebih akurat  
  • Antioxidant Index, fitur unik yang mengukur kadar karotenoid dalam kulit  
  • Desain lebih ringan dan nyaman dipakai, bahkan saat tidur  

Fitur baru ini mengukur kadar antioksidan dalam kulit melalui sensor optik. Hasilnya berupa skor 0–100 dengan kategori very low, low, atau adequate. Sayangnya, saran yang diberikan—seperti "makan setengah buah pir hari ini"—terasa terlalu umum dan kurang berdampak instan.  

Meski teknologinya mengesankan, Samsung masih perlu bekerja keras untuk membuat fitur ini lebih mudah dipahami dan bermanfaat bagi pengguna sehari-hari.  

Galaxy Watch 8 mengadopsi desain hybrid antara persegi dan bulat (squircle), yang mungkin tidak menarik bagi semua orang. Selain itu, sistem strap baru yang proprietary membatasi pilihan band pihak ketiga.  

Baca juga: vivo Resmi Luncurkan X200 FE: Flagship Kompak dengan Baterai Besar dan Kamera Andal

Namun, perubahan ini ternyata membuat smartwatch ini lebih nyaman dipakai, bahkan sepanjang malam. Versi 40mm yang saya uji hampir tidak terasa di pergelangan tangan.  

Galaxy Watch 8 sudah bisa dipesan dengan harga mulai dari $350 (40mm) dan $380 (44mm), dengan tambahan $50 untuk versi LTE.  

Galaxy Watch 8 adalah smartwatch matang dengan banyak fitur canggih, terutama dalam pemantauan kesehatan. Namun, Running Coach-nya masih perlu banyak perbaikan agar benar-benar berguna bagi pelari berpengalaman.  

Jika Samsung bisa memperbaiki kelemahan ini melalui pembaruan, Galaxy Watch 8 berpotensi menjadi salah satu smartwatch terbaik di pasaran. Tapi untuk sekarang, jangan beli smartwatch ini hanya demi fitur Running Coach-nya.  
 

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :