Polda Kepri dan KOTRA Korea Bahas Penguatan Kerja Sama Cegah TPPO dan Peredaran Narkoba di Batam

Polda Kepri dan KOTRA Korea Bahas Penguatan Kerja Sama Cegah TPPO dan Peredaran Narkoba di Batam

Wakapolda Kepulauan Riau, Brigjen Pol Anom Wibowo, menerima kunjungan Direktur Jenderal Korea Trade-Investment Promotion Agency (KOTRA), Mr. Lee Jang Hee, di Restoran Korea Woo Rae Ok, kawasan Nagoya Hill, Batam, pada Jumat (11/7/2025). (Foto: istimewa).

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews – Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Wakapolda Kepri), Brigjen Pol Anom Wibowo, menerima kunjungan kehormatan dari Direktur Jenderal Korea Trade-Investment Promotion Agency (KOTRA), Mr. Lee Jang Hee, dalam pertemuan hangat yang berlangsung di Restoran Korea Woo Rae Ok, kawasan Nagoya Hill, Batam, pada Jumat (11/7/2025).

Pertemuan yang juga dihadiri sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri tersebut membahas berbagai isu strategis yang menjadi kepentingan bersama kedua belah pihak. Di antaranya adalah upaya pemberantasan peredaran narkoba, penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), serta penguatan pengawasan perbatasan guna mencegah masuknya rokok ilegal ke wilayah Kepri.

Dalam diskusi tersebut, Brigjen Pol Anom menyampaikan kesiapan Polda Kepri dalam memperkuat sinergi lintas negara, tidak hanya dalam penindakan, tetapi juga pada aspek pencegahan. Polda Kepri, menurutnya, berkomitmen untuk melibatkan diri dalam edukasi dan pelatihan bagi calon migran yang berisiko menjadi korban TPPO.

"Polda Kepri siap bersinergi dalam bidang edukasi, pelatihan, dan pengawasan untuk mencegah kejahatan lintas negara," ujar Brigjen Pol Anom, Sabtu (12/7/2025).

Mr. Lee Jang Hee menyambut positif ajakan kerja sama tersebut. Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan dari institusi kepolisian Indonesia, khususnya Polda Kepri. Menurutnya, KOTRA bersama perusahaan-perusahaan Korea, seperti KT&G dan GMG, siap mendukung kampanye anti-TPPO dan menggelar program pelatihan keterampilan yang menyasar masyarakat rentan.

"Kami berterima kasih atas dukungan dari Polda Kepri dan berharap program kerja sama ini dapat segera direalisasikan," ungkap Mr. Lee.

Sebagai bentuk tindak lanjut konkret, kedua pihak sepakat untuk segera membentuk tim teknis. Tim ini akan menyusun konsep pelatihan komprehensif bagi calon migran, sekaligus memperkuat upaya pencegahan TPPO di wilayah-wilayah rawan di Kepulauan Riau.

Pertemuan ini menjadi sinyal positif dari semangat kolaborasi antara aparat penegak hukum Indonesia dan sektor swasta asing dalam menciptakan lingkungan yang aman, humanis, dan bebas dari kejahatan lintas negara di wilayah perbatasan.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :