Pemkab Karimun Gandeng PT MSM Tiga Matra Satria untuk Kelola 51 Titik Parkir, Targetkan Peningkatan PAD Lebih dari 100 Persen
Kondisi Parkiran di Pelabuhan Karimun. (Foto: Edo/Batamnews)
Karimun, Batamnews – Pemerintah Kabupaten Karimun resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT MSM Tiga Matra Satria untuk pengelolaan parkir di wilayah Pulau Karimun Besar. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian antara Pemkab Karimun dan perusahaan nasional yang bergerak di bidang sistem parkir dan digitalisasi transportasi tersebut.
PT MSM Tiga Matra Satria, yang telah berpengalaman mengelola sekitar 1.500 titik parkir di seluruh Indonesia, kini dipercaya untuk menangani 51 titik parkir yang tersebar di wilayah Pulau Karimun Besar.
Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole, menyampaikan harapannya bahwa kerja sama ini akan membawa perubahan besar terhadap penataan parkir yang selama ini dianggap belum optimal.
"Kerja sama ini akan dimulai secara bertahap. Kami berharap sistem yang dibangun bisa memperbaiki pengelolaan parkir yang belum tertata dengan baik sekaligus meningkatkan PAD secara signifikan," kata Wabup Rocky.
Rocky menyoroti bahwa sebelum adanya kerja sama ini, pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor parkir hanya berkisar Rp 300 juta per tahun. Dengan sistem yang lebih profesional dan terintegrasi, Pemkab Karimun menargetkan peningkatan yang jauh lebih besar.
"Target awalnya Rp 300 juta. Tapi kalau sistem ini berjalan, potensi pendapatan bisa mencapai Rp 700 juta lebih, bahkan tanpa menghitung kawasan pelabuhan. Artinya, ada peluang kenaikan PAD lebih dari 100 persen," ucap Rocky.
Saat ini, PT MSM Tiga Matra Satria tengah melakukan berbagai persiapan, termasuk pemasangan perangkat dan pengembangan sistem manajemen parkir berbasis teknologi. Sistem baru ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi pengguna, transparansi pengelolaan, serta pengawasan yang lebih baik oleh pemerintah daerah.
Pengoperasian sistem parkir berbasis teknologi tersebut ditargetkan mulai diterapkan pada Agustus 2025, sekaligus menjadi langkah penting dalam transformasi tata kelola parkir di Karimun.
Dengan kerja sama ini, Pemerintah Kabupaten Karimun tidak hanya berharap pada peningkatan pendapatan, tetapi juga menargetkan penataan kota yang lebih rapi, layanan publik yang efisien, dan pemberdayaan ekonomi lokal melalui sistem parkir yang tertata dan terintegrasi secara digital.

Komentar Via Facebook :