Gagal Curi Motor di Batam, Pelaku Kabur ke Hutan Duriangkang, Motornya Dibakar Warga
Motor pelaku yang sempat dibakar warga didepan Perumahan Nusa Indah Foto : IST
Batam, Batamnews - Warga Sei Beduk, Batam, dihebohkan dengan aksi pembakaran sepeda motor milik pelaku pencurian di pinggir jalan dekat Perumahan Nusa Indah pada Jumat, 27 Juni 2025 dini hari.
Hingga kini, pelaku yang kabur ke dalam hutan Duriangkang saat dikejar warga masih belum ditemukan.
Kapolsek Sei Beduk, Iptu Alex Yasral, mengonfirmasi kejadian yang viral di media sosial tersebut.
"Kejadiannya memang ada, tetapi korban belum membuat laporan resmi," ujarnya, Jumat, 27 Juni 2025 sore.
Baca juga: Pencuri Motor di Batam Dikejar Warga hingga Nusa Indah, Motornya Dibakar
Menurut Alex, bangkai motor pelaku telah hilang dari lokasi, sementara motor yang ditinggalkan di Pintu 5 belum diketahui keberadaannya. "Kami akan mengusut kasus ini," tegasnya.
Alex juga menghimbau masyarakat agar tidak main hakim sendiri dalam menangani kasus kejahatan dan segera melapor ke polisi. "Kami akan mendatangi rumah korban untuk meminta keterangan," tambahnya.
Sementara itu, polisi masih mencari identitas pelaku dan melakukan pengejaran.
Aksi pencurian terjadi pada Kamis dini hari sekitar pukul 03.00 WIB di kawasan Bida Ayu Blok B, Piayu, Batam. Pelaku, seorang pria, mencoba mencuri motor milik seorang wanita (23–24 tahun) yang terparkir di teras kos-kosan.
Meski sempat melarikan motor curian, pelaku diketahui warga dan dikejar hingga ke Tugu Nusa Indah.
Baca juga: KM Nusantara 5 Tenggelam Bawa Semen Tujuan Anambas, 5 Kru Selamat Setelah 8 Jam Terombang-Ambing
"Pelaku terjatuh dan meninggalkan motornya, lalu kabur dengan berjalan kaki," kata Andre, salah seorang saksi.
Warga mengamankan motor korban, sementara motor pelaku dibakar massa yang emosi. "Motor korban aman, tapi motor si pencuri dibakar di lokasi," jelas Andre.
Hingga berita ini diturunkan, pelaku masih buron dan identitasnya belum terungkap. Warga berharap pihak berwajib segera menindaklanjuti kasus ini untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.

Komentar Via Facebook :