Majikan yang Diduga Siksa ART di Batam Kabur
Intan, ART korban penganiayaan majikan di Batam saat dirawat di RS Elisabeth (Foto: Batamnews
Batamnews, Batam – Dugaan kasus penganiayaan terhadap seorang Asisten Rumah Tangga (ART) di kawasan elit Bukit Golf Residence, Sukajadi, Batam, semakin menyita perhatian publik setelah majikan laki-laki korban dilaporkan kabursaat hendak dimintai keterangan oleh pihak komunitas dan aparat.
Korban bernama Intan, perempuan muda asal Loli, Sumba Barat, ditemukan dalam kondisi penuh luka lebam di wajah dan tubuh. Diduga kuat, kekerasan dilakukan oleh majikannya, seorang perempuan bernama Ibu Ros, dan dibantu oleh ART lain atas suruhan sang majikan.
Saat Tim Flobamora mendatangi rumah di Sektor 10 No. 40, Sukajadi, untuk melakukan pendampingan dan klarifikasi, majikan laki-laki langsung melarikan diri dari rumah. Sementara itu, sang istri berhasil dijumpai dan kini sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh aparat penegak hukum.
"Kami sangat menyayangkan sikap tidak kooperatif ini. Bukannya memberikan klarifikasi, justru kabur saat akan dimintai keterangan," ujar salah satu anggota Tim Flobamora yang turut mendatangi lokasi.
Korban kini tengah dirawat di RS Elisabeth Batam Kota, sementara proses visum dan rontgen telah selesai dilakukan dan tengah diproses oleh penyidik di Polresta Barelang.
Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Debby Tri Andrestian, menyatakan bahwa pihaknya sudah menangani kasus tersebut.
“Kami sedang mendalami peristiwa ini. Beberapa pihak sudah dimintai keterangan. Kasusnya serius dan akan kami proses sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.
Sikap kaburnya salah satu majikan ini memunculkan pertanyaan publik mengenai upaya menghindari jeratan hukum, sekaligus menjadi penegasan akan pentingnya penegakan hukum yang tegas dan adil terhadap pelaku kekerasan terhadap pekerja rumah tangga.

Komentar Via Facebook :