APBD Kabupaten Bintan Hingga 11 Juni 2025 Baru Terserap 26,36%, Belanja Hibah Capai Rp42 Miliar

APBD Kabupaten Bintan Hingga 11 Juni 2025 Baru Terserap 26,36%, Belanja Hibah Capai Rp42 Miliar

Ketua TAPD Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan.

Nurjali

Bintan, Batamnews – Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bintan hingga 11 Juni 2025 baru mencapai 26,36% dari total anggaran sebesar Rp1,31 triliun. 
Sementara itu, belanja hibah telah menyerap Rp42,57 miliar, meski realisasinya masih rendah di kisaran 4,41%.  

Berdasarkan data dari Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD) per 11 Juni 2025, total pendapatan daerah yang terealisasi baru mencapai Rp345,87 miliar dari pagu Rp1.311,87 miliar. 

Baca juga: Imigrasi Batam Tindak Tegas! Puluhan WNA Dideportasi karena Langgar Izin Tinggal

Beberapa komponen pendapatan yang masih rendah meliputi Pendapatan Asli Daerah (PAD): Hanya terserap 20,61% (Rp74,54 miliar dari Rp361,63 miliar). Pajak Daerah: Realisasi 16,50% (Rp49,43 miliar dari Rp299,62 miliar), Dan Retribusi Daerah: Terserap 25,02% (Rp11,82 miliar dari Rp47,25 miliar).  

Sementara itu, Transfer Pemerintah Pusat (TKDD) baru terealisasi 26,53% (Rp240,82 miliar dari Rp907,79 miliar). Belanja Daerah: Pegawai Dominan, Modal Minim.
  
Di sisi belanja, total realisasi mencapai Rp343,10 miliar (25,06%) dari pagu Rp1.368,84 miliar. 

Rinciannya, Belanja Pegawai: Terserap 37,58% (Rp216,20 miliar dari Rp575,27 miliar). Belanja Barang & Jasa: 23,58% (Rp90,20 miliar dari Rp382,55 miliar). Belanja Modal: Sangat rendah, hanya 2,78% (Rp6,01 miliar dari Rp215,72 miliar). 

Baca juga: Remaja di Batang Hari Tikam Ibu Sendiri Gara-gara Tak Dapat Uang untuk Sabu dan Judi Slot 
 
Belanja Hibah: Anggaran Rp42,57 miliar, terealisasi Rp1,88 miliar (4,41%). Rendahnya penyerapan APBD, terutama di belanja modal dan hibah, memerlukan evaluasi mendalam. 
Pemerintah daerah didorong untuk mempercepat proses pengadaan dan pelaksanaan proyek agar target pembangunan tercapai.  

Analis keuangan daerah menyoroti pentingnya efisiensi dan transparansi dalam penyerapan anggaran, terutama di sektor hibah dan bantuan keuangan yang rawan penyimpangan.  

Pemkab Bintan diharapkan dapat meningkatkan kinerja keuangannya di semester kedua 2025 agar manfaat APBD benar-benar dirasakan masyarakat.  

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :