Realisasi APBD Kota Batam Hingga Juni 2025 Baru Capai 32,2%, PAD Terserap Rp679 Miliar
Wali Kota Batam dan Wakil Wali Kota Batam saat menghadiri rapat paripurna DPRD Kota Batam.
Batam, Batamnews – Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam hingga akhir Juni 2025 baru mencapai 32,2% dari total anggaran.
Berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan, realisasi pendapatan daerah tercatat Rp1,305 triliun dari pagu anggaran sebesar Rp3,964 triliun.
Pendapatan Asli Daerah (PAD) Masih Rendah, Dari sisi Pendapatan Asli Daerah (PAD), Batam baru menyerap Rp679,48 miliar (31,91%) dari target Rp2,129 triliun.
Baca juga: Serapan APBD Provinsi Kepri Baru Capai 31,38% Hingga Juni Pertengahan Tahun 2025
Rinciannya meliputi:
- Pajak Daerah: Rp566,53 miliar (32,66% dari target Rp1,734 triliun)
- Retribusi Daerah: Rp57,18 miliar (25,19% dari Rp227,01 miliar)
- Lain-lain PAD yang Sah: Rp55,77 miliar (35,61% dari Rp156,63 miliar)
Sementara itu, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan belum terealisasi sama sekali.
Transfer Pemerintah Pusat dan Belanja Daerah, Pendapatan transfer dari pemerintah pusat mencapai Rp550,57 miliar (34,24%) dari pagu Rp1,608 triliun. Di sisi belanja, realisasi baru 29,45% (Rp1,201 triliun) dari total anggaran Rp4,079 triliun, dengan rincian:
- Belanja Pegawai: Rp598,06 miliar (34,58%)
- Belanja Barang & Jasa: Rp399,82 miliar (30,20%)
- Belanja Modal: Rp118,76 miliar (16,42%)
- Belanja Hibah: Rp83,08 miliar (39,03%)
Baca juga: Anwar Anas: Kasus Pembunuhan PSK di Hotel Sagulung Harus Jadi Peringatan Serius
Realisasi yang masih rendah, terutama di belanja modal dan beberapa komponen PAD, menunjukkan perlunya evaluasi percepatan penyerapan anggaran.
Pemerintah Kota Batam perlu mengoptimalkan pemungutan pajak dan retribusi serta mempercepat proyek infrastruktur untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
Data ini bersumber dari Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD) per 8 Juni 2025. (Sumber: DJPK Kemenkeu)

Komentar Via Facebook :