Tampang Jambret Nenek 61 Tahun di Ruko Permata Regency Terpampang Jelas
Aksi penjambretan yang menimpa seorang nenek berusia 61 tahun di kawasan Ruko Permata Regency, Baloi, Kota Batam, terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV).
Batam, Batamnews – Aksi penjambretan yang menimpa seorang nenek berusia 61 tahun di kawasan Ruko Permata Regency, Baloi, Kota Batam, terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV). Wajah dua pelaku yang berboncengan menggunakan sepeda motor matic terlihat sangat jelas, menjadi petunjuk penting bagi pihak kepolisian dalam mengungkap identitas mereka.
Peristiwa memilukan itu terjadi pada Minggu pagi, 8 Juni 2025, sekitar pukul 07.35 WIB. Saat itu korban berinisial TLK sedang melakukan olahraga pagi di sekitar kawasan ruko yang sepi. Dalam hitungan detik, dua orang pria yang mengenakan helm dan jaket gelap mendekati korban. Salah satu dari mereka turun dan berusaha merampas kalung emas yang dikenakan TLK.
Dalam rekaman CCTV yang beredar, korban sempat mencoba melarikan diri, namun pelaku mendorong tubuhnya hingga terjatuh ke aspal. Tak berhenti di situ, pelaku kemudian menarik paksa kalung milik korban yang masih dalam posisi tergeletak di tanah. Setelah mendapatkan barang incarannya, keduanya langsung kabur dari lokasi.
Terdengar jelas dalam video, korban berteriak “Maling! Maling!” dengan suara gemetar penuh ketakutan. Sayangnya, situasi sekitar yang sepi membuat tidak ada warga yang langsung datang menolong.
Anak korban, Irene, mengaku sangat terpukul atas kejadian yang menimpa ibunya. Menurutnya, aksi para pelaku sangat brutal dan tidak manusiawi. “Bukan cuma rugi materi. Cara mereka menjambret mama saya sangat kejam. Mama saya diseret, didorong sampai jatuh di jalan,” ujar Irene.
Menanggapi kejadian tersebut, Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja Iptu Noval Adimas Ardianto mengatakan bahwa korban sudah datang ke kantor polisi untuk membuat laporan sekitar pukul 17.30 WIB pada hari yang sama.
"Korban baru buat laporan sore tadi," ungkap Iptu Noval.
Ia menambahkan bahwa saat ini pihaknya masih mendalami kasus tersebut dan akan memintai keterangan dari korban guna mengidentifikasi ciri-ciri pelaku lebih lanjut. "Kita masih melakukan penyelidikan," pungkasnya.
Komentar Via Facebook :