Kronologi Pengeroyokan DJ oleh LC Vietnam di Batam, Ada Motif Balas Dendam?

Kronologi Pengeroyokan DJ oleh LC Vietnam di Batam, Ada Motif Balas Dendam?

Seorang disc jockey (DJ) bernama Stevie (25), karyawan First Club Batam, memperlihatkan luka di bagian wajah.

Nurjali

Batam, Batamnews – Seorang disc jockey (DJ) bernama Stevie (25), karyawan First Club Batam, menjadi korban pengeroyokan oleh empat wanita asal Vietnam yang bekerja sebagai Lady Companion (LC) di klub tersebut. Insiden ini terjadi pada Sabtu dini hari, sekitar pukul 01.45 WIB.  

Kronologi Kejadian, Awal Insiden Stevie sedang duduk bersama tamu di ruang VIP 17 dan 18 First Club Batam. 

Tiba-tiba, salah seorang LC menghampirinya dan memintanya meminta maaf terkait persoalan lama yang melibatkan teman LC tersebut. Meski Stevie mengaku sudah meminta maaf, LC itu malah memanggil tiga rekannya.  

Baca juga: DJ Stevie Babak Belur Dikeroyok Empat LC Asal Vietnam di First Club Batam

Keempat wanita tersebut langsung menyerang Stevie di dalam ruangan. "Saya dijambak, ditampar, dipukul, dan ditonjok. Kejadiannya sekitar enam menit sebelum akhirnya dilerai oleh sekuriti," ujar Stevie kepada Batamnews.  

Setelah kejadian, Stevie pergi ke parkiran, tetapi keempat pelaku kembali menyerangnya. "Saya ditendang dan dipukuli berkali-kali. Leher saya luka, kepala benjol, wajah memar, tangan dan kaki lebam," katanya sambil menunjukkan bekas lukanya.  

Stevie menyatakan seluruh kejadian terekam CCTV First Club. Ia menegaskan dirinya tidak bersalah dan hanya menjadi korban masalah pribadi antara LC dan temannya. 

Ia juga mengungkapkan bahwa beberapa hari sebelumnya, DJ lain bernama DJ Dux mengalami peristiwa serupa pada Kamis subuh, pukul 05.00 WIB.  

Didampingi kuasa hukumnya, Marcos Kaban, Stevie telah melaporkan kasus ini ke Polsek Lubuk Baja. Saat ini, ia masih dirawat di rumah sakit.  

Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Rangga Primazada, melalui Kanit Reskrim Iptu Noval Adimas Ardianto, membenarkan laporan tersebut.  

Baca juga: DJ First Club Batam Dikeroyok 4 WNA Vietnam, Polisi & Imigrasi Turun Tangan

"Benar, korban adalah seorang DJ di salah satu tempat hiburan malam. Kasus masih dalam penyelidikan, dan kami sedang mengejar para pelaku yang merupakan WNA asal Vietnam," kata Iptu Noval.  

Pihak Imigrasi Batam telah berkoordinasi dengan polisi dan menginstruksikan petugas di pelabuhan untuk mengawasi keberangkatan para tersangka.  

"Kami sudah berkoordinasi dengan Polsek Lubuk Baja. Jika mereka mencoba keluar Batam, kami akan menahannya," jelas Kharisma, Humas Imigrasi Batam.  

Imigrasi juga akan memeriksa dokumen keimigrasian keempat WNA tersebut. Jika ditemukan pelanggaran, mereka akan ditindak sesuai hukum.  

Hingga berita ini diturunkan, manajemen First Club Batam belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut. 

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :