ABU Kepri Gelar Latihan Perdana Bersama Chapter Singapura dan Filipina di Batam

ABU Kepri Gelar Latihan Perdana Bersama Chapter Singapura dan Filipina di Batam

Airsoftgun Brotherhood Unity (ABU) Kepri, mengadakan latihan bersama dengan Chapter negara Singapura dan Philipina di Panbil Nature Resevered Park. (Foto: Tommy/Batamnews)

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews – Komunitas Airsoftgun Brotherhood Unity (ABU) Kepri menggelar latihan bersama berskala internasional dengan Chapter dari negara tetangga, yakni Singapura dan Filipina. Kegiatan ini berlangsung di alam terbuka, tepatnya di Panbil Nature Reserved Park, Sabtu (24/5/2025) siang.

Latihan ini menjadi momen penting karena merupakan kali pertama dilaksanakan di Kepulauan Riau. Kegiatan ini juga bertujuan untuk semakin mengenalkan dan menggalakkan olahraga airsoftgun kepada masyarakat luas.

Menurut Effendi, selaku pengurus ABU Kepri, latihan ini melibatkan komunitas lokal Royal Wolfes Club Softgun di Batam yang masih berada di bawah naungan ABU Kepri.

"Ini latihan perdana, kita latihan bersama dengan Chapter negara tetangga diluar arena (Outdoor)," ujarnya di sela-sela persiapan.

Effendi menambahkan, meskipun baru berdiri sejak Februari 2025, ABU Kepri telah memiliki puluhan anggota di berbagai daerah di Kepri. Uniknya, ABU Kepri memiliki ciri khas yang membedakannya dari komunitas airsoftgun lainnya di Indonesia.

"Kita juga telah mengajukan beberapa lokasi arena, baik didalam mall dan juga Outdoor agar olah raga ini bisa dinikmati masyarakat luas," ujarnya, menyatakan komitmen ABU Kepri untuk membangun arena latihan yang lebih luas dan inklusif.

Sementara itu, Hans, Wakil Ketua ABU Kepri, mengungkapkan bahwa kegiatan di luar ruangan ini berbeda dari rutinitas biasanya. "Karena kita kedatangan dari Chapter Singapura dan Philipina, makanya kita coba latihan di Out Door," kata Hans.

Dalam segi teknis, olahraga ini memiliki aturan yang ketat demi keamanan peserta. Para pemain diwajibkan mengenakan pelindung badan, kepala, wajah, dan terutama kacamata pelindung. Simulasi pertempuran dilakukan dengan dua kelompok dan durasi permainan 20 menit.

"Jika tertembak harus mengangkat tangan sambil mengucapkan Hit, lalu keluar dari permainan," katanya menjelaskan aturan utama permainan airsoftgun.

Effendi meyakini bahwa olahraga ini juga berpotensi menjadi daya tarik wisata baru bagi Kepri. "Dengan adanya kesempatan ini, juga akan membantu pemerintah dalam bidang Pariwisata," ujarnya.

Lebih lanjut, Effendi menyampaikan peluang bergabung bagi masyarakat yang tertarik menjadi bagian dari komunitas ini. Bagi yang ingin bergabung dalam komunitas,bisa menghubungi nomor Effendi di Kepri (+62 853 643 28438), Marcus Chapter Singapura (+65 9382 9449), dan Ogie (+60 12538 4509) Chapter Philippina.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :