Terungkap, Pekerja Tewas di Proyek RS Awal Bros Batuaji Diduga Akibat Serangan Jantung
dr Widya Putri, MARS selaku Direktur rumah sakit Awal Bros Group. Saat memberikan keterangan pers. (Foto Tommy Purniawan/Batamnews)
Batam, Batamnews – Kasus kecelakaan kerja yang sempat viral beberapa hari belakangan ini akhirnya menemui titik terang. Pihak Rumah Sakit Awal Bros membenarkan bahwa insiden tersebut terjadi di lokasi pembangunan rumah sakit mereka yang terletak di kawasan Batuaji. Korban diduga meninggal akibat serangan jantung dan terjatuh di lokasi proyek.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh dr. Widya Putri, MARS, selaku Direktur Rumah Sakit Awal Bros Group. Dalam keterangannya kepada awak media pada Sabtu (24/5/2025) pagi, wanita berkacamata itu menyampaikan belasungkawa mendalam atas kejadian tersebut.
"Pertama kita turut berduka cita, atas kejadian meninggalnya salah satu pekerja di area proyek pembangunan RS Awal Bros Batu Aji," katanya.
Widya menegaskan, pihaknya sangat menyesalkan insiden tersebut dan berkomitmen untuk meningkatkan keselamatan kerja di lingkungan proyek. Ia menyatakan bahwa evaluasi menyeluruh akan dilakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan sesuai standar yang ditetapkan.
Dengan nada serius, ia menambahkan bahwa pihak manajemen akan terus menjunjung tinggi prinsip keselamatan kerja (K3).
Dalam penjelasannya, dr. Widya mengungkapkan bahwa korban bernama Syahidin (38), pekerja dari salah satu vendor proyek yang berasal dari Subang, Jawa Barat. Peristiwa nahas itu terjadi pada Kamis (22/5/2025) pagi, sesaat setelah korban selesai sarapan dan minum kopi, sebelum akhirnya menuju lokasi kerja.
"Sekitar pukul 08.00 WIB, salah seorang teman melihat korban dalam posisi duduk dan kepalanya tersandar di dinding," ujarnya.
Melihat kondisi tersebut, rekan-rekan kerja langsung membawa korban ke Rumah Sakit Graha Hermin. Namun setelah menjalani pemeriksaan oleh tim medis UGD, korban dinyatakan meninggal dunia.
"Dari keterangan dokter RS Graha Hermin, tidak ditemukan tanda kekerasan pada korban dan korbanpun dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan pemularasan jenazah," katanya.
Pihak RS Awal Bros, bersama kontraktor, juga langsung melakukan koordinasi dengan keluarga korban dan mendampingi proses pemulangan jenazah ke kampung halaman.
"Korban sudah dipulangkan ke Subang dan kita juga melakukan pendampingan korban, dugaan sementara korban meninggal karena penyakit jantung," ujarnya.
Ketika ditanya soal pelaporan resmi kepada pihak berwenang, Widya menjelaskan bahwa seluruh proses telah dilakukan. Pihaknya sudah memberikan keterangan ke Polsek Batuaji dan juga telah melaporkan kejadian ini ke Disnaker.
Ia menegaskan bahwa dari pemeriksaan awal tidak ditemukan luka lecet atau lebam pada tubuh korban, menguatkan dugaan bahwa korban meninggal karena penyakit jantung yang dideritanya.
(Tommy Purniawan)

Komentar Via Facebook :