Balapan Liar & Pemalakan Pelajar Meningkat, Warga Batam Kota Lapor Polisi di Program Jumat Curhat

Balapan Liar & Pemalakan Pelajar Meningkat, Warga Batam Kota Lapor Polisi di Program Jumat Curhat

Polresta Barelang dan Polsek Batam Kota, Laksanakan Jumat Curhat di Kantor Camat Batam Kota, Jumat (23/05/2025). (foto. istimewa).

Nurjali

Batam, Batamnews - Polresta Barelang kembali menggelar program "Jumat Curhat" bersama masyarakat. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Camat Batam Kota, Jalan Raja Alikelana, Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota, pada Jumat, 23 Mei 2025 pukul 09.00 WIB.  

Dipimpin langsung oleh Kapolsek Batam Kota, Kompol Anak Agung Made Winarta, acara ini dihadiri oleh perwakilan pemerintah setempat dan masyarakat. 

Dalam sambutannya, Kompol Agung menyampaikan kondisi umum Kecamatan Batam Kota yang terdiri dari enam kelurahan dengan total penduduk 204.577 jiwa.  

Baca juga: Harmoni Suites Hotel Batam Tiba-Tiba Tutup, Puluhan Pekerja Protes Tuntut Kejelasan Hak

"Salah satu permasalahan utama di wilayah kami adalah maraknya balapan liar yang melibatkan remaja," ujarnya.  

Camat Batam Kota, Firman Hidayat, turut menyoroti luasnya wilayah dan keragaman masyarakat di daerahnya. Ia mengapresiasi respons cepat aparat keamanan dalam menangani berbagai peristiwa.  
"Kami sangat menghargai sinergi antara Polsek Batam Kota dan Danramil 03 Nongsa. Koordinasi yang baik ini sangat membantu menjaga ketertiban," ungkapnya.  

Wakapolresta Barelang, AKBP Fadli Agus, yang mewakili Kapolresta, menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam menjaga keamanan.  

"Polri, TNI, pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat memiliki peran penting untuk menciptakan Batam yang aman dan nyaman," tegasnya.  

Ia juga menyatakan bahwa Bhabinkamtibmas telah diperintahkan menjalankan Door to Door System (DDS) guna mempererat hubungan dengan warga.  

Dalam sesi tanya jawab, sejumlah masalah disampaikan oleh masyarakat. **Haripen Sukur** mengeluhkan lemahnya komunikasi pemerintah terkait bantuan untuk lansia.  

"Kami sering merasa informasi sangat terbatas. Mohon pemerintah lebih aktif agar tidak menimbulkan prasangka negatif," ujarnya.  

AKBP Fadli menyambut baik masukan tersebut dan menekankan pentingnya komunikasi dua arah.  

Baca juga: Peringatan! Area Parkir PN Batam Rawan Pencurian, Motor Raib Usai Sidang

Sementara itu, Iwan, Ketua LPM Kelurahan Baloi Permai, mengangkat kasus kenakalan remaja, termasuk pemalakan dan pemukulan.  

"Anak-anak yang melakukan tindak pidana tetap dapat diproses hukum, meski prosedurnya berbeda dengan orang dewasa. Jika sangat meresahkan, segera laporkan ke polisi," jelas AKBP Fadli.  

Raswi, warga Botania 1, mengeluhkan kemacetan parah di jam masuk sekolah. Wakapolresta berjanji akan berkoordinasi dengan Polda Kepri untuk penataan lalu lintas.  

Terakhir, Raswan, Ketua RW Teluk Tering, mempertanyakan tindakan main hakim sendiri saat warga menangkap pencuri. AKBP Fadli menegaskan pentingnya pelaporan dan peran RT/RW.  

"Hindari main hakim sendiri. Koordinasikan dengan RT/RW dan laporkan ke polisi," tegasnya.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :