Nurdin Basirun Ganti Partai Lagi, Ini Jejak Politiknya di Kepri
Tokoh politik Kepulauan Riau, Nurdin Basirun.
Batam, Batamnews – Tokoh politik Kepulauan Riau, Nurdin Basirun, kembali membuat kejutan dengan bergabung ke Partai Demokrat, Bupati Kabupaten Karimun dua Periode dan Mantan Gubernur Kepri ini.
Ini menjadi partai kelima yang ia masuki dalam perjalanan karier politiknya di Bumi Segantang Lada.
Nurdin Basirun bukanlah nama baru di dunia politik Kepri. Ia pernah menjadi Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kepulauan Riau semasa menjabat sebagai Wakil Bupati hingga Bupati Karimun.
Namun, setelah terpilih sebagai Gubernur Kepri menggantikan almarhum Muhammad Sani, ia tiba-tiba beralih ke Partai Nasdem dan langsung ditunjuk sebagai Ketua DPW Nasdem Kepri.
Baca juga: Mantan Gubernur dan Ketua Partai Nasdem Kepri Nurdin Basirun Resmi Bergabung dengan Partai Demokrat
Nasibnya berubah drastis setelah ia tersandung kasus korupsi dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK, yang membuatnya lengser dari jabatan gubernur dan harus menjalani hukuman penjara.
Setelah bebas, Nurdin Basirun tak butuh waktu lama untuk kembali ke panggung politik. Beberapa bulan kemudian, ia ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Hanura Kepri dan sempat berkampanye untuk partai tersebut pada Pemilu 2024.
Kini, setelah lama tak terlihat aktif di partai mana pun, Nurdin Basirun membuat kejutan dengan resmi bergabung ke Partai Demokrat. Pengumuman ini terlihat melalui unggahan akun Instagram resmi Partai Demokrat Kepri (@partaidemokrat_kepri), yang menyebutkan:
"Tokoh masyarakat Kepri dan juga Gubernur Kepulauan Riau periode 2016-2019, Bapak Nurdin Basirun, resmi bergabung bersama Partai Demokrat Provinsi Kepulauan Riau."
Penyerahan kartu tanda anggota Partai Demokrat diberikan langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron.
Baca juga: Wahyu Wahyudin Dorong Kemenag Percepat Pembangunan Ruang Kelas Madrasah di Kepri
Dengan langkah ini, Nurdin Basirun telah mencatatkan diri sebagai politikus yang pernah memimpin empat partai berbeda di Kepri: Golkar, Nasdem, Hanura, dan kini Demokrat, sebelumnya Nurdin Basirun pernah diisukan juga memegang kartu anggota PDI Perjuangan, namun hal tersebut dibantah oleh PDI Perjuangan.
Apakah ini menjadi babak baru dalam karier politiknya? Publik pun menunggu langkah selanjutnya dari mantan Gubernur Kepri ini.

Komentar Via Facebook :