Direktorat Narkoba Polda Kepri Tayang Video Kampanye Bahaya Narkoba di Tempat Hiburan Malam

Direktorat Narkoba Polda Kepri Tayang Video Kampanye Bahaya Narkoba di Tempat Hiburan Malam

Video penyuluhan larangan Narkoba saat diputar di salah satu tempat hiburan malam di Batam (Foto : Tommy Purniawan/Batamnews)

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews – Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepulauan Riau (Kepri) meluncurkan kampanye antinarkoba dengan cara yang unik dan langsung menyasar titik-titik rawan peredaran narkotika. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menayangkan video kampanye bahaya narkoba di sejumlah tempat hiburan malam (THM) di Batam dan beberapa kota lain di Kepri.

Video yang berisi pesan edukatif tentang dampak buruk penyalahgunaan narkoba ini mulai ditayangkan secara serentak sesuai instruksi pimpinan Polri di seluruh Indonesia.

Dirnarkoba Polda Kepri, Kombes Anggoro Wicaksono, saat dikonfirmasi pada Senin (5/5/2025), membenarkan adanya penayangan video tersebut. Ia menyebutkan bahwa THM dipilih sebagai lokasi tayangan karena kerap menjadi titik awal peredaran dan penggunaan narkoba.

"Ini adalah bentuk kampanye terbuka untuk memerangi narkoba, khususnya di tempat hiburan malam. Kita ingin membangun kesadaran di tengah masyarakat bahwa narkoba bukan hanya berbahaya, tetapi juga menghancurkan masa depan," ujar Anggoro.

Dalam video kampanye tersebut, tergambar situasi dua remaja sekolah yang terjerat narkoba hingga akhirnya ditangkap oleh aparat kepolisian. Ada pula tayangan kegiatan penyuluhan yang dilakukan oleh aparat terhadap masyarakat sebagai upaya pencegahan dini.

Menurut Anggoro, kampanye ini tidak hanya bersifat simbolik, tetapi juga menjadi bagian dari strategi komprehensif dalam memberantas narkoba. Ia mengungkapkan bahwa hampir setiap hari pihaknya mengungkap kasus penyalahgunaan dan peredaran narkoba, dengan Batam sebagai wilayah dengan jumlah kasus tertinggi di Kepri.

"Ini menunjukkan bahwa Batam masih menjadi salah satu daerah dengan tingkat peredaran narkoba yang tinggi. Maka dari itu, edukasi dan tindakan hukum harus berjalan bersamaan," tambahnya.

Selain penayangan video, Polda Kepri juga akan terus menggencarkan sosialisasi, razia rutin, serta menjalin kerja sama dengan pengelola THM, tokoh masyarakat, dan instansi pendidikan dalam rangka menekan angka pengguna narkoba di Kepri.

Masyarakat diimbau untuk tidak segan melaporkan jika mengetahui aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan peredaran gelap narkoba. Polda Kepri juga membuka layanan pengaduan yang bisa diakses langsung oleh warga.

"Kita juga himbau masyarakat agar berhenti menggunakan narkoba, video ini merupakan bantuk dampak buruk akibat menggunakan narkoba," ujarnya. 

Dalam tayangan video itu terlihat dua remaja sekolah yang menggunakan narkoba dan akhirnya tertangkap polisi. Selain itu, juga terlihat video anggota polisi yang melakukan penyuluhan larangan narkoba. 

(Tommy Purniawan)

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :